Hari Hipertensi Sedunia: Jaga Hidup Lebih Sehat


Menjaga tekanan darah bukan hanya tentang hari ini, tetapi juga tentang memastikan kualitas hidup yang lebih baik di masa mendatang.

2026-05-17T07:18

Geriatri -  Setiap tanggal 17 Mei, dunia memperingati Hari Hipertensi Sedunia sebagai ajakan untuk lebih waspada terhadap tekanan darah tinggi. Peringatan ini menjadi pengingat bahwa hipertensi adalah masalah kesehatan yang sering diabaikan, padahal dampaknya bisa sangat serius.

Hipertensi merupakan kondisi ketika tekanan darah berada di atas normal dalam jangka waktu lama. Banyak orang tidak menyadari dirinya mengalaminya karena penyakit ini sering tidak menimbulkan keluhan. Inilah yang membuat hipertensi kerap disebut sebagai “pembunuh diam-diam”.

Jika tidak dikendalikan, hipertensi dapat memicu berbagai komplikasi, seperti stroke, penyakit jantung, hingga gangguan ginjal. Risiko ini meningkat seiring bertambahnya usia, terutama pada kelompok lansia yang lebih rentan mengalami penurunan fungsi tubuh.

Gaya hidup menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi terjadinya hipertensi. Pola makan tinggi garam, kurang bergerak, kebiasaan merokok, serta stres berkepanjangan dapat memperburuk kondisi tekanan darah. Karena itu, perubahan gaya hidup menjadi langkah penting dalam pencegahan.

Melalui Hari Hipertensi Sedunia, masyarakat diajak untuk lebih rutin memantau tekanan darah. Pemeriksaan secara berkala dapat membantu mendeteksi hipertensi lebih dini, sehingga penanganan bisa dilakukan sebelum muncul komplikasi.

Selain memeriksa tekanan darah, menjaga pola hidup sehat juga tidak kalah penting. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang, aktif berolahraga, cukup istirahat, dan mengelola stres adalah kebiasaan sederhana yang berdampak besar bagi kesehatan.

Bagi penderita hipertensi, disiplin dalam menjalani pengobatan sangat diperlukan. Mengikuti anjuran tenaga kesehatan dan tidak menghentikan obat tanpa konsultasi adalah langkah penting untuk menjaga kondisi tetap stabil.

Mari manfaatkan peringatan ini sebagai titik awal untuk lebih peduli terhadap kesehatan. Menjaga tekanan darah bukan hanya tentang hari ini, tetapi juga tentang memastikan kualitas hidup yang lebih baik di masa mendatang. (aas)

=====

Baca juga "Memahami Hipertensi":
Panduan Singkat dan Cara Menghadapinya
Proses Terjadinya Hipertensi pada Lansia
Mengapa Hipertensi Umum Terjadi pada Lansia?
Pola Tidur yang Tidak Teratur, Adakah Kaitannya?
Saat Tekanan Darah Terlalu Tinggi
 

hipertensi,tekanan darah tinggi,jantung,lansia sehat,merawat lansia

ARTIKEL LAINNYA

Minum Air Dingin Menyegarkan? Iya sih, tapi Jangan Kebiasaan

Pelatihan Caregiver Geriatri-ID dalam Foto

Rutin Masak di Rumah Bisa Turunkan Risiko Demensia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026