
Geriatri - Di tengah meningkatnya kasus demensia pada populasi lanjut usia (lansia), aktivitas sederhana seperti memasak ternyata bisa menjadi langkah kecil yang memberi manfaat besar bagi kesehatan otak dan kualitas hidup.
Berdasarkan penelitian dalam Journal of Epidemiology & Community Health yang dipublikasi pada Maret 2026, memasak di rumah dapat menurunkan risiko demensia terutama pada lansia.
Penelitian yang melibatkan hampir 11 ribu orang berusia 65 tahun ke atas menunjukkan, meracik makanan secara mandiri mampu menurunkan potensi demensia sebesar 23 persen pada pria dan 27 persen pada wanita.
Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa memasak setidaknya seminggu sekali terbukti mampu menekan risiko demensia hingga 67 persen bagi kelompok lansia.
"Kami berfokus pada memasak di rumah karena laporan Lancet Commission pada tahun 2020 mengidentifikasi bahwa sekitar 40 persen kasus demensia dapat dicegah dengan mengubah faktor gaya hidup, seperti diet dan aktivitas fisik," ujar Profesor di Departemen Kesehatan Masyarakat, Institut Sains Tokyo, Yukako Tani, PhD, yang dilansir dari Medical News Today.
Yukako Tani menjelaskan, kegiatan memasak melibatkan kemampuan berpikir yang cukup kompleks, seperti merencanakan menu, memilih bahan makanan, hingga mengikuti resep.
Aktivitas ini dapat memberikan rangsangan yang baik bagi otak. Karena memasak di rumah menggabungkan manfaat gizi, aktivitas fisik, dan stimulasi mental sekaligus.
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri