Minum Air Dingin Menyegarkan? Iya sih, tapi Jangan Kebiasaan


Ini dapat menyebabkan masalah seperti sakit tenggorokan atau batuk, terutama bagi mereka yang rentan terhadap penyakit pernapasan.

2026-05-16T10:10

Geriatri – Ada orang yang suka sekali meminum air es atau air dingin, apalagi jika hawanya terik sekali. Meski menyegarkan, jangan menjadikan minum air putih sebagai kebiasaan.

Sedikitnya, ada beberapa alasan mengapa minum air dingin ada beberapa risikonya lho. Berikut 5 alasan itu dikutip dari slurrp.com

1. Mengganggu proses pencernaan

Minum air dingin dapat mengganggu proses pencernaan dengan menyempitkan pembuluh darah di sekitar lambung. 

Hal ini dapat menyebabkan pemecahan makanan menjadi lambat dan menghasilkan ketidaknyamanan serta perut kembung.

2. Memicu masalah pernapasan dan tenggorokan

Air dingin dapat memicu produksi lendir berlebihan, yang mempengaruhi pernapasan dan tenggorokan. 

Ini dapat menyebabkan masalah seperti sakit tenggorokan atau batuk, terutama bagi mereka yang rentan terhadap penyakit pernapasan.

3. Mempengaruhi Metabolisme

Minum air dingin memaksa tubuh menggunakan energi tambahan untuk menghangatkannya ke suhu tubuh. 

Proses ini yang dikenal sebagai thermogenesis dapat sementara meningkatkan metabolisme tetapi tidak memberikan manfaat jangka panjang secara signifikan.

4. Mempengaruhi denyut jantung

Suhu dingin dari air dapat merangsang saraf di belakang leher, yang mengatur denyut jantung. 

Ini dapat menyebabkan perlambatan denyut jantung, yang mungkin tidak diinginkan terutama bagi individu dengan kondisi jantung tertentu.

5. Menghambat penyerapan nutrisi

Minum air dingin dapat mengganggu sistem pencernaan dan menghambat penyerapan nutrisi penting dari makanan. 

Ini dapat mengarah pada defisiensi nutrisi dan menurunkan kesehatan secara keseluruhan.

Sebagai alternatif, minum air pada suhu sedikit lebih dingin dari suhu tubuh dapat membantu tubuh dalam menyerap nutrisi dengan lebih efektif. Menyesuaikan preferensi minuman dengan suhu lebih hangat dapat membantu menghindari beberapa masalah yang mungkin timbul akibat minum air dingin secara terus-menerus.

Dengan memperhatikan faktor-faktor ini, pemilihan minuman yang tepat dapat mendukung kesehatan pencernaan dan kesejahteraan secara keseluruhan.

air es,air dingin,merawat lansia

ARTIKEL LAINNYA

Pelatihan Caregiver Geriatri-ID dalam Foto

Rutin Masak di Rumah Bisa Turunkan Risiko Demensia

Memahami Hipertensi (5): Panduan Singkat dan Cara Menghadapinya

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026