Kadang-kadang kita menghadapi lansia yang keras kepala, sulit menerima saran, atau merasa selalu benar. Ini bisa membuat hubungan menjadi tegang, terutama dalam keluarga.
Kehilangan pasangan (suami atau istri) bisa menjadi pukulan besar bagi lansia. Apalagi jika mereka telah hidup bersama puluhan tahun, berbagi suka duka, dan saling bergantung.
Lansia juga perlu mengenali faktor risiko jatuh seperti otot melemah, penglihatan kabur, obat, dan lingkungan. Penurunan kekuatan otot, gangguan penglihatan seperti katarak, efek samping obat itu semua menambah risiko jatuh
“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan
mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara
lebih dari 11,8–12 % dari total populasi,
menempatkan Indonesia secara resmi
dalam era populasi menua.”
Geriatri.ID
Geriatri-ID adalah wahana digital yang
menyajikan informasi dan edukasi
terpercaya mengenai gaya hidup
senior, 50 hingga 100 tahun.