Nyaman Bergerak: Panduan Tepat Menggunakan Deker Lutut


Ini kekeliruan yang paling sering terjadi. Banyak lansia mengira deker harus dipakai 24 jam penuh.

2026-06-28T15:44

GERIATRI.CO.ID - Memasuki usia emas, sendi lutut adakalanya mulai memberikan "sinyal" cinta berupa rasa kaku atau nyeri saat berjalan. Salah satu solusi praktis yang sering disarankan dokter adalah menggunakan deker lutut (knee support).

Namun, memakai deker lutut tidak boleh asal pasang, lho. Jika salah kaprah, alih-alih menyangga, deker justru bisa menghambat aliran darah atau membuat kulit Oma dan Opa iritasi.

1. Pilih Jenis Deker yang Sesuai Kebutuhan

Sebelum memakai, pastikan jenis deker sudah sesuai dengan rekomendasi dokter atau fisioterapis:

  • Jenis Selongsong (Sleeve): Berbentuk seperti kaus kaki tanpa tumit. Cocok untuk nyeri ringan atau sekadar memberikan kehangatan dan kompresi pada sendi.
  • Jenis Terbuka (Open Patella): Memiliki lubang di bagian tempurung lutut. Ini sangat bagus untuk mengurangi tekanan pada tempurung lutut Oma/Opa yang sering bergeser atau nyeri.
  • Jenis Berpenyangga (Hinged Knee Brace): Memiliki besi di samping kiri dan kanan. Biasanya digunakan pasca-cedera berat atau operasi atas petunjuk dokter.

2. Langkah Demi Langkah Memasang Deker dengan Benar

Agar manfaatnya maksimal, ikuti langkah-langkah mudah berikut ini:

  • Posisi Duduk yang Nyaman: Mintalah Oma atau Opa duduk di kursi yang stabil dengan posisi kaki sedikit selonjor atau menekuk santai (sekitar 30 derajat). Jangan memasang deker sambil berdiri karena otot kaki sedang menegang.
  • Pastikan Kulit Kering: Bersihkan area lutut dan pastikan kulit benar-benar kering. Hindari memakai deker sesaat setelah mengoleskan balsam atau minyak urut yang panas, karena bisa memicu iritasi dan melepuh di bawah kain deker.
  • Posisikan Tempurung Lutut di Tengah: Jika menggunakan jenis open patella, pastikan lingkaran lubang deker berada tepat di tengah-tengah tempurung lutut (patella).
  • Kencangkan secara Bertahap (Sistem Simetris): Jika menggunakan deker dengan perekat Velcro, kencangkan tali bagian tengah terlebih dahulu, baru kemudian bagian bawah dan atas. Ini memastikan tekanan deker terbagi rata.

Tips Anti-Plagiasi Geriatri: Aturan Dua Jari

Bagaimana tahu deker sudah pas? Gunakan Aturan Dua Jari. Coba selipkan dua jari Oma-Opa di bawah deker. Jika dua jari masih bisa masuk namun terasa pas (tidak longgar), berarti kencangnya sudah ideal. Jika tidak bisa masuk sama sekali, berarti terlalu kencang dan bisa menyumbat aliran darah!

3. Batasan Waktu Penggunaan (Jangan Dipakai Seharian!)

Ini kekeliruan yang paling sering terjadi. Banyak lansia mengira deker harus dipakai 24 jam penuh.

Gunakan Hanya Saat Beraktivitas: Pakai deker saat Oma-Opa hendak berjalan jauh, naik-turun tangga, atau berolahraga ringan.

Lepas Saat Istirahat: Saat duduk santai menonton TV, tidur siang, atau tidur malam, wajib dilepas. Memakai deker saat tidur tidak memberikan manfaat dan justru bisa melemahkan otot-otot alami di sekitar lutut jika ketergantungan.

4. Jaga Kebersihan Deker dan Kulit

Kulit lansia cenderung lebih tipis dan sensitif. Oleh karena itu:

  • Cuci deker secara rutin dengan sabun berbahan lembut (seperti sabun bayi) secara manual menggunakan tangan (jangan dimasukkan mesin cuci).
  • Jemur di tempat yang teduh (jangan terkena matahari langsung agar karetnya tidak melar).
  • Periksa area lutut setiap hari. Jika muncul kemerahan, gatal, atau lecet, hentikan pemakaian sementara dan konsultasikan ke dokter.

Sehat dan aktif di usia senja adalah dambaan kita semua. Dengan penggunaan deker yang tepat, Oma dan Opa bisa kembali melangkah dengan mantap, aman, dan tanpa ragu. (a2s)

waru-g,alat lansia,peralatan lansia,lansia bahagia

ARTIKEL LAINNYA

Pelatih “Senior” di Pinggir Lapangan Piala Dunia 2026

Lansia Jualan di TikTok dan Instagram: Baik atau Buruk?

Lansia Makin Aktif ke Gym, Apa Saja Latihan yang Aman?

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026