Lansia Makin Aktif ke Gym, Apa Saja Latihan yang Aman?


Fokus utama bukan pada mengangkat beban berat, melainkan menjaga kekuatan otot agar lansia tetap mandiri dalam aktivitas sehari-hari.

2026-06-28T06:09

GERIATRI.CO.ID  - Dalam beberapa tahun terakhir, pemandangan lansia berolahraga di pusat kebugaran (gym) semakin umum ditemui. Jika dulu gym identik dengan anak muda yang ingin membentuk otot atau menurunkan berat badan, kini semakin banyak kelompok lanjut usia (lansia) yang datang untuk menjaga kesehatan, kebugaran, dan kemandirian di usia senja.

Tren ini sejalan dengan konsep active ageing atau penuaan aktif yang didorong oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yaitu upaya menjaga kesehatan fisik, mental, dan sosial agar kualitas hidup tetap optimal.

Seiring bertambahnya usia, tubuh mengalami penurunan massa otot (sarkopenia), kekuatan, keseimbangan, dan kepadatan tulang. Jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik, lansia akan lebih rentan mengalami kelemahan, jatuh, hingga kehilangan kemandirian dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Menurut Kementerian Kesehatan RI dan WHO, olahraga rutin dapat membantu:

  • Mempertahankan kekuatan otot.
  • Menjaga kesehatan jantung.
  • Mengontrol tekanan darah dan gula darah.
  • Mengurangi risiko jatuh.
  • Menjaga kesehatan mental.
  • Meningkatkan kualitas hidup.

Ini beberapa latihan yang aman untuk lansia:

1. Jalan Kaki di Treadmill

Treadmill menjadi salah satu alat yang paling aman dan mudah digunakan oleh lansia. Berjalan dengan kecepatan ringan hingga sedang dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung, melancarkan peredaran darah, dan menjaga kebugaran tanpa memberikan tekanan berlebihan pada sendi.

Bagi lansia yang baru mulai berolahraga, jalan kaki selama 10–15 menit dapat menjadi langkah awal yang baik.

2. Sepeda Statis

Sepeda statis sangat direkomendasikan untuk lansia karena minim risiko cedera dan tidak memberikan beban berlebih pada lutut.

Latihan ini membantu meningkatkan daya tahan tubuh sekaligus memperkuat otot kaki tanpa harus khawatir kehilangan keseimbangan.

3. Latihan Beban Ringan

Banyak orang mengira latihan beban tidak cocok untuk lansia. Padahal, latihan kekuatan justru sangat penting untuk mencegah sarkopenia.

Latihan dapat dilakukan menggunakan: (1) dumbbell ringan, dan (b) resistance band.

Fokus utama bukan pada mengangkat beban berat, melainkan menjaga kekuatan otot agar lansia tetap mandiri dalam aktivitas sehari-hari.

4. Leg Press

Leg press merupakan alat yang melatih otot paha dan tungkai dengan posisi duduk yang stabil. Latihan ini membantu meningkatkan kekuatan kaki yang sangat penting untuk berjalan, berdiri dari kursi, dan menjaga keseimbangan.

5. Latihan Keseimbangan

Selain otot yang kuat, lansia juga membutuhkan keseimbangan yang baik untuk mencegah jatuh.

Beberapa latihan yang dapat dilakukan antara lain:

  • Berdiri dengan satu kaki bergantian.
  • Heel-to-toe walk (berjalan tumit ke ujung kaki).
  • Latihan keseimbangan dengan bantuan instruktur.

6. Peregangan dan Fleksibilitas

Latihan peregangan membantu menjaga kelenturan otot dan sendi yang cenderung menurun seiring usia. Peregangan ringan sebelum dan sesudah latihan juga membantu mengurangi risiko cedera.

Meskipun gym dapat memberikan banyak manfaat, beberapa latihan memerlukan pengawasan lebih ketat, seperti:

  • Mengangkat beban terlalu berat.
  • Latihan dengan gerakan mendadak atau eksplosif.
  • Lompat-lompatan intensitas tinggi.
  • Latihan yang berisiko menyebabkan kehilangan keseimbangan.

Lansia yang memiliki penyakit jantung, osteoporosis, atau riwayat cedera sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai program latihan. (lia)

gym,olahraga lansia,olahraga geriatri,lansia sehat

ARTIKEL LAINNYA

Pelatih “Senior” di Pinggir Lapangan Piala Dunia 2026

Nyaman Bergerak: Panduan Tepat Menggunakan Deker Lutut

Lansia Jualan di TikTok dan Instagram: Baik atau Buruk?

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026