Ini 6 Manfaat Tertawa Bagi Kesehatan


Berita Lansia - Umumnya tertawa sebagai ekspresi kegembiraan, kebahagiaan atau bahkan kelucuan.

2020-02-24 18:21:13

Geriatri.id - Tertawa sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia. Umumnya tertawa sebagai ekspresi kegembiraan, kebahagiaan atau bahkan kelucuan.

Mungkin banyak yang belum tahu, tertawa memiliki banyak manfaat. Sejumlah studi menunjukkan tertawa bermanfaat bagi kesehatan. Berikut manfaat tertawa bagi kesehatan yang dikutip dari berbagai sumber:

1. Mengurangi stres
Banyaknya permasalahan dalam hidup tak jarang membuat stres. Dilansir dari Indiatimes, salah satu cara mengurangi stres dengan memperbanyak tertawa. Menemui teman atau orang yang memiliki selera humor tinggi bisa membuat lebih banyak tertawa.

2. Memperlambat penuaan
Tertawa bisa memperlampat proses penuaan dengan cara meningkatkan kadar endorphin dalam tubuh. Karena itu, orang yang suka tertawa terlihat jauh lebih muda dari usia sebenarnya. 

3. Menurunkan tekanan darah
Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan salah satu efek samping dari stres. Dikutip dari Mental Floss, studi pada 2017 menyebutkan tertawa bisa menurunkan tekanan darah. Hasil studi ini dimuat dalam Journal of Dental and Medical Research. 

Studi lainnya pada 2011 yang dimuat dalam American Heart Association Scientific Sessions juga menunjukkan hal yang sama.

4. Menurunkan kecemasan 
Studi terapi tertawa pada 1990 dilakukan terhadap 53 pelajar sekolah. Hasil studi ini kemudian dipublikasikan dalam Psychological Reports. 

Terapi tertawa bisa menurunkan kecemasan pada pasien parkinson, mengurangi kecemasan dan depresi pada mahasiswa keperawatan, meningkatkan optimisme, harga diri dan mengurangi depresi pada wanita menopause.

Sementara penulis Bernard Saper melihat dari sisi psikologis. Menurutnya, kemampuan mempertahankan rasa humor dan tertawa bisa membantu seseorang melewati masa sulit.

5. Anti depresan
Tertawa juga bisa membantu meringankan gejala depresi, terutama bagi orang lanjut usia (lansia) atau orang yang dirawat di rumah sakit dalam waktu lama dan penyakit berat.

Studi pada tahun 2015 yang dipublikasikan dalam Journal of Alternative and Complementary Medicine menyebutkan tiga kali 60 menit terapi tertawa bisa menurunkan depresi dan mood negatif dari pasien kanker.

6. Lebih produktif
Sering tertawa bisa mengurangi stres dan merupakan salah satu cara untuk menyegarkan otak. Dengan otak yang segar akan menjadi lebih produktif.***(rif)

Ilustrasi tertawa (Pxhere)
 

tertawa,manfaat tertawa,lansia,tips lansia,kesehatan

ARTIKEL LAINNYA

Lansia Gemar Pakai Koyo? Perhatikan Aturan Aman Ini Agar Kulit Tidak Melepuh

Saat Pelayanan Haji Berubah Menjadi Bakti Anak Kepada Orang Tua

Anggaran Terbatas, Bantuan Lansia dan Disabilitas Terancam Tak Terakomodasi

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026