Harus Dihindari, Tidur Segera Setelah Sahur


Tidur setelah makan dapat mengurangi pembakaran kalori. Kalori yang tidak terbakar akan disimpan sebagai lemak.

2026-02-24T09:05

Ada satu kebiasaan yang sering dilakukan sebagian orang dan itu sebenarnya berdampak negatif buat kesehatan: langsung tidur segera setelah makan sahur.

Berikut ini adalah kemungkinan-kemungkinan yang ada dalam kebiasaan itu: 

1. Risiko Asam Lambung Naik

Tidur setelah makan, terutama setelah sahur dapat meningkatkan risiko naiknya asam lambung ke kerongkongan. 

Posisi berbaring mempermudah asam lambung bergerak ke atas, menyebabkan sensasi terbakar di dada atau dikenal sebagai heartburn. 

Jika terjadi berulang kali, kondisi ini dapat berkembang menjadi Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).

2. Gangguan Pencernaan

Pencernaan membutuhkan waktu dan posisi tubuh yang tegak agar bekerja optimal. 

Tidur segera setelah sahur dapat memperlambat pengosongan lambung, menyebabkan perut kembung, rasa tidak nyaman, dan sembelit. 

Kurangnya aktivitas fisik setelah makan juga berkontribusi pada gangguan ini.

3. Peningkatan Berat Badan

Tidur setelah makan dapat mengurangi pembakaran kalori. Kalori yang tidak terbakar akan disimpan sebagai lemak.

Dalam jangka panjang ini dapat menyebabkan peningkatan berat badan. 

Selain itu, metabolisme tubuh melambat saat tidur, sehingga kalori dari makanan tidak digunakan secara efisien.

4. Risiko Stroke

Beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan antara tidur setelah makan dan peningkatan risiko stroke. 

Meskipun mekanismenya belum sepenuhnya dipahami, salah satu teori menyebutkan, refluks asam lambung dapat menyebabkan gangguan pernapasan saat tidur, yang kemudian meningkatkan risiko stroke.

5. Tubuh Mudah Lemas

Tidur setelah sahur dapat membuat tubuh terasa lemas dan kurang bertenaga saat bangun. Hal ini disebabkan terganggunya proses metabolisme dan pencernaan, sehingga tubuh tidak mendapatkan energi yang cukup untuk beraktivitas sepanjang hari.

Meskipun sahur sangat penting dalam menjalani ibadah puasa, kebiasaan tidur setelah makan sebaiknya dihindari. Untuk menjaga kesehatan, disarankan menunggu setidaknya 1-2 jam sebelum tidur setelah sahur. 

Alternatif lainnya, melakukan aktivitas ringan seperti membaca atau beribadah untuk membantu tubuh mencerna makanan dengan lebih baik. Dengan begitu, puasa dapat dijalani dengan lebih sehat dan bertenaga.

lansia sahur,tidur setelah sahur,penambahan berat badan,lansia bahagia

ARTIKEL LAINNYA

Oma Maretta Mengenang Suatu Angkot di Pecangaan

Gula Aren Baik kok, Asalkan Dikonsumsi Dalam Batas Wajar

Hm, Teh Bunga Telang Sudah Dicoba Belum?

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026