
Bulan Ramadan bagi lansia memiliki makna yang bukan hanya ritual tahunan, melainkan ruang kontemplasi, ruang pemulihan batin, dan ruang untuk mempertahankan martabat diri di usia senja.
Khusus tentang makna terakhir, yang merupakan “masa penyesuaian fisik”, di situlah lansia “ditantang” untuk menunjukkan bahwa dirinya baik-baik saja. Bahwa jika ada hambatan medis, maka itu adalah hal yang masih bisa diperbaiki.
Buku panduan ini hadir berangkat dari kepedulian penulis sebagai tenaga medis terhadap para lansia di “usia emas”. Para dokter Geriatri itu menyadari bahwa puasa membawa tantangan fisiologis tersendiri, mulai dari perubahan pola makan, tidur, hingga penyesuaian aktivitas ibadah. Tubuh lansia mengalami pergeseran fundamental – seperti penurunan cadangan cairan dan massa otot—yang membuat strategi berpuasa tidak bisa lagi disamakan dengan orang dewasa muda.
Melalui e-book ini, disajikan panduan berbasis medis yang praktis, mulai dari Perubahan Tubuh di Usia Emas, Manajemen Nutrisi dan Pola Makan Spesifik, dan Manajemen Hidrasi Cerdas. Selain itu juga dibahas tentang Harmoni Tubuh, Menjaga Vitalitas Lansia Saat Berpuasa, Tetap Produktif dan Bahagia, serta Sinyal Tubuh yang Tak Boleh Diabaikan.
Dan di pengujung e-book ini kita diajak untuk berdiskusi dengan lansia tentang target ibadah yang realistis dalam Sinergi Penuh Kasih: Peran Vital Keluarga dan Pendamping.
Untuk selengkapnya, miliki dan baca e-book Lansia dan Puasa bersama www.geriatri.co.id . Selamat menunaikan ibadah puasa.
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri