Gunakan BPJS untuk 10 Layanan Skrining Kesehatan Gratis


Berita Lansia - BPJS Kesehatan menjamin pengobatan penyakit kritis hingga skrining kesehatan gratis untuk mendeteksi dini risiko penyakit, sehingga dampak lanjutan dapat dicegah.  

2024-12-03 22:53:23

Geriatri.id - BPJS Kesehatan menjadi instrumen jaminan sosial yang krusial bagi masyarakat Indonesia. Program ini tidak hanya memberikan akses layanan kesehatan terjangkau, tetapi juga melindungi peserta dari biaya pengobatan yang tinggi.  

BPJS Kesehatan menjamin pengobatan penyakit kritis hingga skrining kesehatan gratis untuk mendeteksi dini risiko penyakit, sehingga dampak lanjutan dapat dicegah.  

Layanan skrining kesehatan yang ditanggung BPJS Kesehatan  

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 3 Tahun 2023, BPJS Kesehatan menanggung sejumlah pemeriksaan skrining untuk mencegah dan mendeteksi dini berbagai penyakit. 

Skrining umum  

Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung

- Tekanan darah untuk mendeteksi risiko stroke, penyakit jantung iskemik, dan hipertensi.  

- Pemeriksaan fisik paru untuk mendeteksi tuberkulosis, PPOK (penyakit paru obstruktif kronis), dan kanker paru.  

- Rapid antigen hepatitis B dan C** untuk mendeteksi hepatitis.  

- Pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb) untuk anemia pada remaja putri.  

Skrining khusus  

- Inspeksi visual asam asetat (IVA test) dan pap smear untuk mendeteksi kanker leher rahim.  

- Pemeriksaan gula darah untuk mendeteksi diabetes mellitus.  

- Pemeriksaan darah lengkap dan apus darah tepi untuk mendiagnosis thalassemia.  

- Pemeriksaan rectal touche dan darah samar feses untuk deteksi dini kanker usus.  

Langkah skrining via Mobile JKN


Untuk memudahkan akses, BPJS Kesehatan menawarkan fitur skrining kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN. 

1. Unduh Aplikasi Mobile JKN di Google Play Store atau App Store.  

2. Login menggunakan nomor kartu JKN-KIS atau email peserta, serta password.  

3. Pilih fitur Skrining Riwayat Kesehatan.  

4. Masukkan nomor kartu BPJS Kesehatan.  

5. Jawab pertanyaan terkait kebiasaan dan riwayat kesehatan.  

6. Hasil skrining akan menunjukkan risiko terhadap penyakit seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung.  

Pentingnya deteksi dini

Melalui layanan ini, BPJS Kesehatan memberikan kesempatan bagi peserta untuk lebih memahami kondisi tubuh dan mengambil langkah preventif sebelum penyakit berkembang. 

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia 

Deteksi dini tidak hanya menyelamatkan nyawa, tetapi juga mengurangi beban biaya pengobatan di kemudian hari.  

Dengan memanfaatkan layanan BPJS Kesehatan, masyarakat dapat melindungi kesehatan secara proaktif dan memastikan kesejahteraan hidup jangka panjang.***

*Ilustrasi - Skrining yang ditanggung BPJS Kesehatan.(Dok.BPJS Kesehatan)

Untuk informasi lengkap seputar BPJS Kesehatan lainnya KLIK DISINI

Video Senior Podcast

bpjs kesehatan,lansia,kesehatan lansia,berita lansia,merawat lansia,bpjs kesehatan lansia

ARTIKEL LAINNYA

Yuk, Amati Lansia yang Tinggal Sendirian

Begini Cara Aman untuk Cegah Flu

Memahami Hipertensi: Saat Tekanan Darah Terlalu Tinggi

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026