
*Oleh: dr. Fatihah Fikriyah
Geriatri - Bayangkan pembuluh darah seperti jalan raya, dan darah adalah kendaraan yang terus bergerak setiap hari. Kalau jalannya lancar, tubuh kita juga bekerja dengan baik. Tapi kalau tekanannya terlalu besar, “jalan” bisa rusak dan menimbulkan masalah.
Itulah yang terjadi pada hipertensi atau tekanan darah tinggi. Penyakit ini sering tidak terasa, tapi bisa berbahaya jika dibiarkan.
Apa Itu Tekanan Darah?
Setiap kali jantung berdetak, ia memompa darah ke seluruh tubuh. Tekanan darah adalah kekuatan dorongan darah ke dinding pembuluh darah.
Hasilnya terdiri dari dua angka:
• Angka atas (sistolik): saat jantung memompa darah
• Angka bawah (diastolik): saat jantung beristirahat
Kapan Disebut Tekanan Darah Tinggi?
Secara umum:
• Normal: di bawah 120/80
• Mulai naik: 120–129 / di bawah 80
• Hipertensi tahap 1: 130–139 / 80–89
• Hipertensi tahap 2: 140/90 atau lebih
• Sangat tinggi: di atas 180/120
Yang penting sekarang bukan cuma angkanya, tapi juga risiko kesehatan tiap orang.
Kenapa Tekanan Darah Bisa Tinggi?
Beberapa penyebab yang sering:
• Usia bertambah
• Terlalu banyak makan garam
• Kurang olahraga
• Kegemukan
• Stres
• Faktor keturunan
• Penyakit lain seperti diabetes atau ginjal
Kadang, penyebab pastinya tidak diketahui.
Kenapa Hipertensi Berbahaya?
Hipertensi sering disebut “silent killer” karena tidak terasa, tapi bisa merusak organ penting seperti:
• Jantung → serangan jantung
• Otak → stroke
• Ginjal → gagal ginjal
• Mata → gangguan penglihatan
Bahkan dalam jangka panjang bisa memengaruhi daya ingat.
Cara Mencegah dan Mengontrol Hipertensi
Kabar baiknya, tekanan darah bisa dikendalikan dengan gaya hidup sehat:
1. Kurangi garam. Jangan berlebihan, cukup secukupnya saja.
2. Makan sehat. Perbanyak sayur, buah, ikan, dan kacang-kacangan.
3. Rutin bergerak. Jalan kaki, bersepeda, atau olahraga ringan.
4. Jaga berat badan. Turun sedikit saja sudah membantu.
5. Hindari rokok dan alcohol.
6. Kelola stress. Istirahat cukup dan cari kegiatan yang menenangkan.
7. Cek tekanan darah secara rutin. Bisa dilakukan di rumah.
Kapan Perlu Minum Obat?
Tidak semua orang langsung butuh obat. Biasanya obat diperlukan jika:
• Tekanan darah sudah tinggi (di atas 140/90)
• Atau punya risiko penyakit jantung, stroke, diabetes, atau ginjal
• Atau tekanan darah tetap tinggi walau sudah hidup sehat
Khusus bagi wanita hamil, penanganannya lebih hati-hati karena beberapa obat hipertensi tidak aman saat kehamilan.
Kesimpulan
Hipertensi bukan sekadar angka, tapi tanda bahwa tubuh sedang bekerja terlalu keras. Jika tidak dikontrol, bisa berujung pada penyakit serius.
Mulai dari sekarang, jaga pola hidup sehat dan rutin cek tekanan darah. Karena menjaga tekanan darah berarti menjaga masa depan kesehatan kita.
=====
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri