Waspadai 4 Faktor Penyebab Stres Pada Lansia


Berita Lansia - Stres pada lansia bisa mirip dengan yang dialami oleh orang lain, namun cenderung lebih parah

2024-08-20 22:14:28

Geriatri.id - Ada berbagai faktor yang dapat memicu stres pada lansia, salah satunya adalah perubahan kondisi emosional. Tidak hanya itu, lansia juga bisa mengalami stres akibat faktor-faktor lainnya.

Menurut buku berjudul Family Burden pada Lansia dengan Penyakit Kronis karya Nova Yustisia, ‎Titin Aprilatutini, dan ‎Tuti Anggriani Utama (2023: 10), banyak lansia yang berisiko mengalami stres yang dapat mempengaruhi kesehatan mental mereka.

Stres pada lansia bisa mirip dengan yang dialami oleh orang lain, namun cenderung lebih parah karena adanya penurunan kapasitas dan kemampuan fungsional yang signifikan seiring bertambahnya usia.

Lansia juga lebih rentan terhadap peristiwa seperti kehilangan, penurunan kesehatan, atau perubahan status sosial ekonomi setelah pensiun. Semua ini dapat menyebabkan isolasi, rasa kesepian, atau tekanan psikologis pada lansia.

Baca juga: Cuaca Panas Jadi Ancaman Serius Bagi Lansia

Berikut ini adalah beberapa penyebab umum stres pada lansia:

1. Perubahan Kondisi Keuangan Setelah Pensiun

Setelah pensiun, pendapatan biasanya berkurang dibandingkan saat masih bekerja. Hal ini bisa mempengaruhi gaya hidup dan status sosial, yang pada gilirannya dapat menyebabkan stres pada lansia.

2. Merawat Pasangan yang Sakit

Lansia seringkali harus merawat pasangannya yang juga mengalami penurunan kondisi kesehatan. Kesulitan dalam merawat pasangan yang sakit dan menghadapi kondisi kesehatan yang semakin memburuk dapat menjadi sumber stres.


3. Kehilangan Orang Terdekat

Kehilangan pasangan, kerabat, atau orang terdekat dapat menjadi faktor signifikan yang memicu stres pada lansia. Kehilangan ini menyebabkan perubahan besar dalam kehidupan sehari-hari mereka, yang bisa memperburuk kondisi psikologis.

4. Memburuknya Kondisi Fisik

Kondisi fisik yang semakin memburuk akibat penyakit kronis juga dapat menyebabkan stres. Selain rasa sakit yang terus-menerus, kekhawatiran akan menjadi beban bagi orang yang mereka sayangi juga menjadi faktor penyebab stres.

Baca juga: Pentingnya Latihan Beban Bagi Lansia untuk Mencegah Jatuh dan Menjaga Kesehatan Mental

Lansia yang mengalami stres sering menunjukkan gejala-gejala umum seperti insomnia, mimpi buruk, hilangnya nafsu makan, dan mudah merasa lelah. Selain itu, mereka juga bisa mengalami gejala emosional dan psikologis seperti kecemasan, ketakutan, frustrasi, depresi, hingga mudah lupa.

Penting untuk mengenali tanda-tanda stres pada lansia sejak dini agar dapat menjaga kondisi kesehatan mereka dengan lebih baik.***

Foto: Ilustrasi lansia yang sedang stres (Pirabay)

Video Senior Podcast

 


ARTIKEL LAINNYA

Industri Robot Lansia di China Kian Melaju

Memahami Hipertensi (11): Fakta Medis Rokok yang Perlu Diketahui

Layanan Home Care di Hari Lanjut Usia Nasional 2026

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026