Layanan Home Care di Hari Lanjut Usia Nasional 2026


Setiap wilayah mendapatkan jatah layanan untuk sekitar 40 orang. Tujuannya agar mereka yang memiliki keterbatasan tidak perlu datang sendiri ke fasilitas layanan.

2026-05-28T07:05

Geriatri - Dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026, Kementerian Sosial melalui Sentra Efata Kupang menghadirkan layanan home care bagi lansia serta penyandang disabilitas. Program ini menjangkau satu kota dan lima kabupaten di wilayah daratan Timor, dengan total sekitar 240 penerima manfaat.

Melalui pendekatan ini, petugas turun langsung ke rumah-rumah warga yang membutuhkan. Setiap wilayah mendapatkan jatah layanan untuk sekitar 40 orang. Tujuannya agar mereka yang memiliki keterbatasan tidak perlu datang sendiri ke fasilitas layanan.

Salah satu penerima layanan adalah Marselina Masi, atau yang akrab disapa Oma Marselina, seorang lansia berusia 72 tahun yang tinggal seorang diri di Kelurahan Manutapen, Kota Kupang. Kondisi tempat tinggalnya cukup memprihatinkan, dengan bangunan sederhana berbahan kayu dan bambu yang sudah mengalami kerusakan di beberapa bagian.

Selain kondisi rumah yang tidak layak, Oma Marselina juga mengalami gangguan kesehatan pada bagian pinggang hingga kaki akibat pernah terjatuh. Keterbatasan gerak membuatnya kesulitan beraktivitas secara mandiri. Demikian dilansir Kumparan, Rabu (27/5/2026). 

Setelah melakukan kunjungan, petugas lapangan melaporkan kondisi tersebut kepada pimpinan Sentra Efata Kupang. Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak sentra segera menginstruksikan agar Oma Marselina dibawa ke fasilitas layanan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, termasuk pemeriksaan kesehatan dasar.

Setibanya di sentra, Oma Marselina langsung dibantu untuk beristirahat dan menjalani pemeriksaan awal oleh tenaga kesehatan. Kondisinya yang masih merasakan nyeri membuat tim medis segera melakukan penanganan lanjutan.

Sentra Efata Kupang kemudian menyediakan berbagai layanan, mulai dari pemeriksaan kesehatan, ronsen, hingga konsultasi dengan dokter guna mengetahui kondisi pinggul secara lebih mendalam. Jika diperlukan, rujukan ke rumah sakit juga telah disiapkan agar penanganan medis dapat dilakukan secara optimal.

Tidak hanya layanan kesehatan, bantuan sosial juga diberikan dalam bentuk Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI), meliputi kebutuhan pokok, asupan nutrisi, sembako, serta perlengkapan tidur yang layak.

Program home care ini dihadirkan sebagai upaya mendekatkan layanan kepada masyarakat, khususnya bagi lansia dan penyandang disabilitas yang memiliki keterbatasan mobilitas. Dengan mendatangi langsung ke rumah, petugas dapat melihat kondisi secara nyata, memberikan bantuan awal, sekaligus memastikan tindak lanjut yang tepat bagi penerima manfaat.
 

HLUN 2026,Hari Lanjut Usia Nasional,Lansia Bahagia,Lansia sehat

ARTIKEL LAINNYA

Industri Robot Lansia di China Kian Melaju

Memahami Hipertensi (11): Fakta Medis Rokok yang Perlu Diketahui

Tetap Bergerak di Hari Kurban, Sehat Jalan Terus

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026