3 Makanan yang Bisa Menjadi Pemanis Sehat Pengganti Gula Bagi Lansia


Berita lansia - Mengonsumsi gula yang berlebihan dapat memiliki efek samping yang merugikan bagi kesehatan tubuh manusia.

2024-02-29 22:12:01

Geriatri.id - Gula merupakan penyumbang rasa manis yang dinikmati oleh berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga lansia. 

Namun, di balik kenikmatannya, konsumsi gula yang berlebihan dapat memiliki efek samping yang merugikan bagi kesehatan tubuh manusia. Apalagi bagi lansia yang mana begitu rentan terhadap penyakit komorbid itu.

Dilansir dari  Uhhospital.org, menurut Revita Gorodeski Baskin, M.D., ahli Endokrinologi dari University Hospital, prediabetes sering kali berkaitan dengan pola makan sehari-hari dan berat badan. 

Konsumsi makanan yang tinggi gula secara rutin dapat menyebabkan peningkatan berat badan yang berlebihan dan potensi resistensi insulin, yang merupakan gejala awal dari prediabetes.

Meskipun demikian, bukan berarti lansia khususnya tak bisa lagi menikmati makanan atau minuman manis, ada banyak alternatif pengganti gula yang lebih sehat. 

Baca juga: 3 Minuman yang Bisa Mempertajam Daya Ingat dan Kreativitas

Berikut adalah 3 makanan alternatif pengganti gula yang aman dan menyehatkan:

1. Gula Merah

Mengganti gula biasa dengan gula merah dapat memberikan sensasi berbeda pada rasa makanan.

Makanan yang menggunakan gula merah memiliki rasa manis dan aroma yang lebih khas, sehingga meningkatkan kelezatan hidangan tersebut.

Menurut Times of India, gula merah mengandung banyak mineral seperti zat besi, magnesium, dan fosfor, yang membuatnya lebih sehat daripada gula putih. 

Selain itu, gula merah memiliki indeks glikemik yang lebih rendah, sehingga melepaskan gula secara perlahan dan mencegah lonjakan energi yang tiba-tiba dalam tubuh.

2. Kurma


Kurma, buah yang populer terutama saat bulan Ramadan, merupakan alternatif pengganti gula yang sehat.

Detoxinista.com melaporkan kurma memiliki berbagai manfaat, termasuk menurunkan kadar kolesterol, meningkatkan kesehatan tulang, meredakan sembelit, serta mencegah anemia dan menjaga kesehatan kulit.

Kurma memiliki indeks glikemik rendah, sehingga cocok bagi penderita diabetes. Penelitian menunjukkan bahwa kurma tidak menyebabkan lonjakan glukosa dalam darah, sehingga aman untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes.

Baca juga: Lansia Salah Satu Kelompok Penumpang Prioritas Kereta Cepat Whoosh

3. Madu

Madu adalah pengganti gula lain yang bisa dipertimbangkan. Healthline.com menyebutkan bahwa madu mengandung berbagai nutrisi penting seperti vitamin C, mineral, antioksidan, vitamin B, asam amino, dan enzim.

Antioksidan dalam madu, terutama flavonoid, memiliki sifat anti-inflamasi yang menguntungkan bagi kesehatan. Selain itu, kandungan pollen atau serbuk sari dalam madu dapat membantu mengurangi reaksi alergi.

Pilihan pengganti gula ini tidak hanya memberikan rasa manis yang alami, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan tambahan bagi tubuh.

Oleh karena itu, cobalah untuk mengganti gula dengan alternatif yang lebih sehat pada makanan dan minuman.***

Foto: Makanan yang bisa jadi pengganti gula. (Pixabay)

Video Lansia Online

 


ARTIKEL LAINNYA

Saat Pelayanan Haji Berubah Menjadi Bakti Anak Kepada Orang Tua

Anggaran Terbatas, Bantuan Lansia dan Disabilitas Terancam Tak Terakomodasi

Menua Sehat dan Bermartabat, Upaya Kemenkes untuk Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026