
Geriatri - Kementerian Kesehatan RI menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup lanjut usia (lansia) melalui Indonesia Active Ageing Summit 2026, yang menjadi puncak peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 di Gedung C RSPON.
Mengusung tema “Lansia Sehat dan Mandiri untuk Indonesia Berdaya”, momentum ini menyoroti pentingnya memastikan lansia tidak hanya hidup lebih lama, tetapi juga tetap sehat, aktif, dan produktif. Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan diukur dari kualitas hidup hingga usia lanjut, bukan sekadar panjang umur. Demikian dilansir dari situs Kemkes.go.id.
Saat ini Indonesia memasuki era ageing population dengan sekitar 34 juta lansia. Pemerintah pun memperkuat upaya promotif dan preventif, terutama untuk mencegah penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, stroke, dan gagal ginjal yang banyak dialami lansia.
Gaya hidup sehat sejak usia muda menjadi kunci utama. Pola makan seimbang, aktivitas fisik rutin, serta pemeriksaan kesehatan berkala dapat mencegah berbagai penyakit tersebut. Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki atau olahraga ringan minimal 30 menit sehari juga membantu menjaga kemandirian lansia.
Selain itu, pemerintah mendorong penguatan perawatan jangka panjang berbasis keluarga dan komunitas. Lansia dipandang sebagai aset bangsa yang perlu dijaga kesehatan dan martabatnya.
Di sisi layanan, Kementerian Kesehatan terus memperluas akses kesehatan ramah lansia melalui Integrasi Layanan Primer di ribuan puskesmas. Namun, data menunjukkan masih tingginya faktor risiko kesehatan pada lansia, seperti kurang aktivitas fisik, tekanan darah tinggi, dan kelebihan berat badan.
Karena itu, upaya promosi kesehatan dan pencegahan penyakit perlu terus diperkuat agar lansia Indonesia dapat hidup sehat, mandiri, dan bermartabat.
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri