Opa Oma, Sering-Sering Cek Ukuran Kaki ya


Berita Lansia - Ukuran kaki pada lansia ternyata bisa berubah-ubah lho. Jadi, supaya tidak bermasalah saat memilih alas kaki, Opa Oma disarankan untuk sering mengecek ulang ukuran kakinya.

2020-11-16 05:48:50

Geriatri.id - Ukuran kaki pada lansia ternyata bisa berubah-ubah lho. Jadi, supaya tidak bermasalah saat memilih alas kaki, Opa Oma disarankan untuk sering mengecek ulang ukuran kakinya.

Hal itu disampaikan dr. Melinda Harini, Sp. K.F.R., dalam perbincangan mengenai alas kaki yang baik untuk lansia, khusus bersama Geriatri.id dan Muhammad Fabila, mahasiswa difabel jurusan Desain Produk dari Universitas Paramadina.

Dikatakan dr. Melinda, ada tiga perubahan mendasar yang terjadi pada kaki setiap lansia. Pertama, kulit menjadi keriput sehingga kering, karena di bagian bawah kulit tidak ada lagi bantalan lemaknya. Akibatnya, kaki jadi lebih gampang lecet.

Kedua, karena bantalan lemak sudah tidak ada, kelenturan kaki pun menjadi berkurang. Kaki menjadi lebih datar/ceper dari sebelumnya.

Dan ketiga, semakin seseorang menua, otot-ototnya pun berkurang, dan jika berkurang, bentuk kaki lebih miring ke dalam sehingga sumbu kakinya tidak lurus lagi.

“Pemilihan sandal (atau sepatu) berpengaruh pada lansia. Kalau salah pilih, bisa muncul komplikasi atau efek samping yang menyebabkan orang tua menjadi lebih sering merasa sakit kalau jalan jauh, atau jika berdiri lama,” tutur dr. Melinda.

Dokter spesialias rehabilitasi medis yang bertugas di RSCM Jakarta itu menyarankan setiap lansia untuk mencoba sendiri sandal/sepatu yang ingin dipakainya. Sebab ukuran yang pas dan nyaman hanya mereka yang merasakannya langsung.

“Sandal yang aman untuk lansia itu adalah yang sesuai dengan ukuran dia. Kalau longgar bisa gampang jatuh, tapi kalau sempit atau kekecilan itu bisa lebih parah lagi karena bisa mengakibatkan lecet dan sakit. Lansia harus sering-sering mengukur kakinya, karena bisa cepat berubah,” simpul dr. Melinda. (a2s)

kaki lansia, sepatu sandal lansia, dr. Melinda Harini,berita lansia,geriatri,lansia sehat,lansia geriatri

ARTIKEL LAINNYA

Mobil-Mobil ini Mungkin Cocok untuk Lansia

Cara Penggunaan Tongkat agar Tetap Seimbang

Jangan Diabaikan, Ini 7 Tanda Lansia Kekurangan Protein

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026