
Geriatri.id - Salah satu jenis pengobatan yang dilakukan untuk mengatasi gangguan berkemih adalah dengan pengobatan suportif dan intervensi perilaku. Tujuannya, selain mengatasi masalah gangguan berkemih, juga untuk mencegah agar gangguan berkemih tidak terjadi.
Berikut adalah terapi perilaku dan gaya hidup yang bisa dilakukan lansia untuk mengatasi gangguan berkemih:
dr. Dina mengatakan, intervensi perilaku ini memerlukan motivasi dan dan kerjasama yang baik dari pasien dan caregiver. "Jadi ada beberapa metode latihan yang bisa dilakukan seperti bladder trainng, habit training, prompted voiding, dan latihan otot dasar panggul. Latihan ini disesuaikan dengan tipe gangguan berkemih yang dialami," jelasnya.*** (mag)
*) Materi "Kenali Gangguan Berkemih dan Kiat Mengatasinya" ini, dibawakan oleh dr. Dina Aprillia Ariestine, Sp.PD-KGer, pada sesi webinar awam di acara Temu Ilmiah Geriatri (TIG) 2020, Sabtu, 26 September 2020
“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri