Jepang Ukir Rekor Demografi: Lebih dari 100 Ribu Penduduk Kini Berusia Seabad


Pencapaian ini bukan sekadar statistik belaka, melainkan cerminan pesatnya transformasi pola keharapan hidup serta kualitas kesehatan manusia di Jepang.

2026-09-20T14:00

GERIATRI.CO.ID - Jepang kembali mencatatkan rekor bersejarah dalam dunia demografi global. Untuk pertama kalinya, jumlah warga lansia yang telah mencapai usia 100 tahun atau lebih (centenarian) di Negeri Sakura resmi menembus angka lebih dari 100 ribu jiwa.

Berdasarkan laporan terbaru dari Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang per 1 September 2026, tercatat sebanyak 107.677 penduduk berusia seabad ke atas. Angka ini melonjak pesat dengan penambahan 7.914 orang dibandingkan tahun lalu, sekaligus menandai rekor peningkatan selama 56 tahun berturut-turut.

Pencapaian ini bukan sekadar statistik belaka, melainkan cerminan pesatnya transformasi pola keharapan hidup serta kualitas kesehatan manusia di Jepang.

Lansia Perempuan Mendominasi Kategori Centenarian

Satu hal yang menarik dari laporan data tersebut adalah ketimpangan proporsi gender di kalangan warga berusia seabad. Dari total 107.677 centenarian:

  • Perempuan: 94.298 orang (sekitar 87,6%)
  • Laki-laki: 13.379 orang

Dominasi perempuan di kelompok usia senja ini kian mempertegas tingginya angka harapan hidup perempuan di Jepang.

Perjalanan Panjang Lonjakan Populasi Lanjut Usia

Jika ditarik garis sejarah, tren lonjakan jumlah centenarian di Jepang melompat sangat drastis:

  • 1963: Saat pendataan pertama kali dimulai, hanya ada 153 orang centenarian.
  • 1981: Menembus 1.000 orang.
  • 1998: Melampaui 10.000 orang.
  • 2012: Mencapai 50.000 orang.
  • 2026: Lebih dari 100.000 orang (melonjak lebih dari dua kali lipat dibanding 2012).

Menteri Kesehatan Jepang, Kenichiro Ueno, menyampaikan apresiasinya atas fenomena ini. "Saya sangat senang bahwa begitu banyak orang dapat tetap aktif dan sehat dalam waktu yang begitu lama," tuturnya dalam konferensi pers sebagaimana dilansir dari BBC.

Secara rata-rata nasional, Jepang kini memiliki sekitar 87,51 penduduk berusia 100 tahun ke atas untuk setiap 100 ribu jiwa. Di antara seluruh wilayah, Prefektur Shimane tercatat sebagai daerah dengan konsentrasi centenarian tertinggi di Jepang, yaitu mencapai 186,65 orang per 100 ribu penduduk.

Fenomena lonjakan lansia seabad di Jepang ini menjadi inspirasi sekaligus pembelajaran penting bagi negara-negara lain, khususnya mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat, sistem perawatan kesehatan yang memadai, serta lingkungan sosial yang mendukung para senior agar tetap sehat dan berdaya di usia senja. (a2s)

***

Foto: Seorang nenek-nenek sedang mengamati handphone-nya. Di Jepang, orang yang berumur 100 tahun telah melewati angka 100 ribu. (pexels.com)

berita lansia,berita,jepang,lansia

ARTIKEL LAINNYA

Opa Oma, Ini 5 Hewan dengan Suara Terkeras di Bumi

Oma Koestijah Darti Koestiwi: Usia 93 Tahun, Tetap Aktif Menjalani Hari

Kamar Mandi Ramah Lansia: 8 Alat yang Sebaiknya Ada di Rumah

“Pada 2026, jumlah penduduk lansia di Indonesia mencapai sekitar 34 juta jiwa, atau 11,97% dari total populasi. Angka ini menegaskan bahwa Indonesia telah berada dalam fase ageing population atau populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026