Opa-Oma, Yuk Menjadi Pembelajar Sepanjang Hayat


Berita Lansia - Lansia bukan halangan untuk terus belajar.

2020-07-27 19:53:58

Geriatri.id - Usia senja dan segala kondisinya bukanlah halangan bagi individu untuk belajar. "Belajar adalah tugas hidup, khas dan hanya ada pada manusia.

Belajar bukan hanya tugas anak-anak dan orang muda, usia senja juga bukan halangan untuk belajar," kata Psikolog Pendidikan Tri Puspitarini, S. Psi., M. Psi., dalam kelas lansia online, bertajuk 'Semangat Belajar di Usia Senja', yang dilaksanakan Geriatri.id bekerjasama dengan Pergemi, Jumat (24/7).  

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sendiri melaksanakan program pembelajaran sepanjang hayat yang kemudian menjadi program untuk masyarakat yang dilaksanakan oleh kementerian pendidikan di seluruh dunia.

"Banyak penelitian mengungkapkan, aktivitas belajar berhubungan dengan kesejahteraan jiwa, termasuk pada lansia," ujar Tri. 
 
Manusia, jelas Tri, selalu menginginkan kemapanan jiwa, yaitu berkaitan dengan kondisi mental yang positif seperti rasa syukur, rasa cukup, bahagia dan sebagainya.

Bahagia, tidak terkt dengan banyaknya harta, tetapi berhubungan dengan bagaimana kita menilai dan memaknai apa yang kita miliki.

Bahagia tidak berhubungan dengan anak-anak yang sukses, tetapi bagaimana kita memaknai kesuksesan atau pencapaian anak-anak kita.

"Bahagia dan rasa syukur juga berkaitan dengan visi-misi atau tujua manusia hidup di dunia ini," jelas Tri.

Belajar, sendiri dimaknai sebagai perubahan perilaku yang sifatnya menetap akibat dari aktivitas dan pengalaman.

Dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak bisa menjadi bisa. Belajar tidak dibatasi ruang, waktu dan tempat.Belajar bisa dilakukan dimana saja, kapan saja dan apa saja.


"Belajar dapat menimbulkan perasaan mampu, percaya diri, semangat dan hal-hal positif lainnya," tegas Tri.

Karena itu, belajar menjadi hal yang penting. Karena dalam hidup selalu terdapat tantangan, problema maupun kesempatan-kesempatan.

"Karenanya belajar akan selalu ada dan selalu perlu diupayakan manusia. Kapan manusia berhenti belajar?

Manusia berhenti belajar ketika tugas-tugas hidupnya di dunia telah terputus karena kematian," ujar Tri.***(mag)

foto: ilustrasi lansia belajar (pxfuel)

lansia,lansia sehat,merawat lansia,geriatri,kesehatan menta lansia,lansia belajar,tri puspitarini,berita lansia ,lansia bahagia

ARTIKEL LAINNYA

Dukung Kenyamanan Lansia, Hotel Haji Sediakan Fasilitas Aksesibel dan Aman

Persentase Lansia di Indonesia Menanjak, Yogyakarta Tertinggi

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Usia Senja

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026