Tips Sehat Lansia di Era New Normal


Berita Lansia - Melindungi diri, melindungi lansia yang kita sayangi dari penularan

2020-07-25 16:38:58

Geriatri.id - Orang lanjut usia, yaitu mereka yang berusia 60 tahun ke atas, adalah kelompok yang rentan terhadap paparan virus Corona SARS-CoV-2 penyebab pandemi Covid-19. Semakin menua, atau lansia dengan ketergantungan (frailty/renta), lansia degan multi penyakit, akan semakin rentan terhadap penyakit tersebut.

Terlebih di saat ini di mana pemerintah telah menetapkan situasi new normal, dimana aktivitas akan kembali berjalan seperti biasa dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. "Dalam situasi seperti ini, kita harus tetap waspada, melindungi diri, melindungi orang tua yang kita sayangi dari penularan, adalah kuncinya," kata dr. Ika Fitriana, SpPD., dalam webinar bertajuk 'Tips Sehat Lansia di Era New Normal', Jumat (25/7).

Mengapa melindungi diri dan lansia dari penularan menjadi penting? Karena meski pemerintah sudah menetapkan kondisi new normal, yang seharusnya salah satunya ditandai dengan menurunnya kasus penularan Covid-19 atau sudah terkontrol. Namun faktanya, saat ini kasus penularan Covid-19 masih meningkat.

"Ketika terpapar, risikonya akan berat bagi lansia. Biasanya gejalanya diawali dengan batuk, riwayat demam, demam, sesak nafas, lemas, radang tenggorokan, sakit kepala, mual, kram otot, menggigil, diare  dan lain lain," jelas dr. Ika.

Terlebih, jika lansia sudah memiliki penyakit bawaan seperti hipertensi, diabetes, jantung, paru-paru kronik, maka keluarga atau caregiver yang merawat lansia, harus waspada. "Ingat, kuncinya adalah cegah, lidungi lansia dari terpapar Covid-19," tegas dr. Ika. 

Bagaimana mencegah dan melindungi lansia dari terpapar Covid-19? Berikut beberapa tips yang bisa diperhatikan, berdasarkan rekomendasi Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia (Pergemi) :

  • Temani lansia dalam rumah dengan tetap menjaga protokol kesehatan
  • Jaga kebersihan rumah (lakukan disinfeksi rutin, jika ada anggota keluarga datang dari luar, mau masuk harus mandi dulu, dan lain-lain).
  • Lakukan physical distancing dan bukan social isolation, hindari stres pada lansia.
  • Pastikan ventilasi rumah terbuka dan lancar
  • Berjemur selama kurang lebh 15 ment pukul 09.00-10.00 minimal tiga kali seminggu, untuk dapatkan vitamin D yang optimal
  • Lakukan aktivitas fisik sesuai kemampuan, berjalan kaki, berkebun
  • Olahraga sesuai degan anjuran dokter, dapat di tempat yang sepi dan terbuka atau di lingkungan rumah.
  • Tetap minum obat rutin secara teratur. Kalau harus kontrol, bisa memanfaatkan layanan telemedicine, agar tetap terpantau oleh dokter dan tetap mendapatkan obat.
  • Lakukan aktivitas yang menstimulasi kognitif seperti mengisi teka teki silang, menghafal kiab dan lainnya.
  • Tidur dengan waktu yang cukup yaitu 6-8 jam secara rutin
  • Konsumsi makanan bergizi dan minum air putih. Pembatasan sesuai kondisi masing-masing. Protein 1-1,2 gram/kgBB/hari untuk mereka yang sehat.
  • Lansia diharapkan untuk belajar dan disediakan akses komunikasi
  • Manfaatkan layanan home care dengan tetap menjaga protokol kesehatan.
  • Jaga kesehatan mental lansia, hati-hati bahaya isolasi
  • Jika perlu kontrol, temani dengan satu caregiver. Tetap menggunakan masker, faceshield, cuci tangan, bawa hand sanitizer, tidak lama menunggu.*** (mag)

foto: ilustrasi new normal (flickr)

lansia,lansia sehat,merawat lansia,geriatri,covid 19,new normal,dr ika,berita lansia,lansia bahagia

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026