
Geriatri.id - Orang lanjut usia, yaitu mereka yang berusia 60 tahun ke atas, adalah kelompok yang rentan terhadap paparan virus Corona SARS-CoV-2 penyebab pandemi Covid-19. Semakin menua, atau lansia dengan ketergantungan (frailty/renta), lansia degan multi penyakit, akan semakin rentan terhadap penyakit tersebut.
Terlebih di saat ini di mana pemerintah telah menetapkan situasi new normal, dimana aktivitas akan kembali berjalan seperti biasa dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. "Dalam situasi seperti ini, kita harus tetap waspada, melindungi diri, melindungi orang tua yang kita sayangi dari penularan, adalah kuncinya," kata dr. Ika Fitriana, SpPD., dalam webinar bertajuk 'Tips Sehat Lansia di Era New Normal', Jumat (25/7).
Mengapa melindungi diri dan lansia dari penularan menjadi penting? Karena meski pemerintah sudah menetapkan kondisi new normal, yang seharusnya salah satunya ditandai dengan menurunnya kasus penularan Covid-19 atau sudah terkontrol. Namun faktanya, saat ini kasus penularan Covid-19 masih meningkat.
"Ketika terpapar, risikonya akan berat bagi lansia. Biasanya gejalanya diawali dengan batuk, riwayat demam, demam, sesak nafas, lemas, radang tenggorokan, sakit kepala, mual, kram otot, menggigil, diare dan lain lain," jelas dr. Ika.
Terlebih, jika lansia sudah memiliki penyakit bawaan seperti hipertensi, diabetes, jantung, paru-paru kronik, maka keluarga atau caregiver yang merawat lansia, harus waspada. "Ingat, kuncinya adalah cegah, lidungi lansia dari terpapar Covid-19," tegas dr. Ika.
Bagaimana mencegah dan melindungi lansia dari terpapar Covid-19? Berikut beberapa tips yang bisa diperhatikan, berdasarkan rekomendasi Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia (Pergemi) :
foto: ilustrasi new normal (flickr)
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri