
Geriatri.id - Ada tiga aktivitas utama yang bisa dilakukan lansia untuk tetap produktif danmandiri dalam hidupnya, yaitu aktivitas fisik, aktivitas sosial dan aktivitas religius.
Terkait aktivitas sosial, aktivitas yang sifatnya tetap terhubung baik dengan keluarga dan teman-teman sesama lansia, juga memiliki banyak manfaat bagi lansia.
Psikolog Klinis Dr. Rena Latifa, M. Psi., mengatakan, ada beragam aktivitas sosial yang bisa dilakukan para lansia.
Di pedesaan umumnya lansia melakukan aktivitas sosial dalam bentuk pengajian bersama, mendengarkan majelis taklim, dan sebagainya.
Di kota aktivitas sosial seperti arisan, senam bersama bisa menjadi ajang bagi lansia bersosialisasi.
"Di dalam aktivitas sosial ini memang ada unsur aktivitas fisik dan religius, ada sharing informasi, sharing pengalaman, dan hal menyenangkan membuat hati terhibur," kata Rena, dalam acara kelas lansia online bertajuk: 'Tetap Produktif dan Mandiri di Usia Lanjut', yang diselenggarakan Geriatri.id bekerjasama dengan PB Pergemi, Jumat (3/7).
Ada beberapa manfaat aktivitas sosial yang bisa didapatkan lansia:
1. Menstimulasi memori/ingatan tetap terjaga
Berkumpul dengan teman-teman misalnya dari masa SD, SMP, SMA, mengingatk peristiwa peristiwa menyenangkan di masa lalu, bisa melatih memori/ingatan akan kejadian di masa lalu.
Selain itu juga membawa perasaan bahagia sehingga memberikan efek psikis, memberikan energi baru sehingga bisa mengurangi risiko pikun sejak dini.
2. Mengurangi/mencegah kesepian dan depresi
Lansia sering mengalami kesepian dan depresi. Merasa ditinggalkan oleh anak-anak, tidak terhubung dengan teman di masa lalu, dan pada titik yang parah bisa merasa putus asa, merasa tidak bermanfaat dan mengarah ke depresi.
Karena itu dengan melakukan aktivitas sosial, bertemu dengan teman-teman akan mengurangi/mencegah kesepian dan depresi.
3. Tetap merasa berharga karena terhubung secaa sosial.
Dengan melakukan aktivitas sosial, lansia akan merasa bermakna, berharga . Hal yang berharga bagi orang atau individu adalah merasa terhubung atau memiliki social connectedness, ada penerimaan sosial.
Bagi lansia penerimaan sosial dari orang yang seusia dengannya sangat penting sehingga sangat baik bagi lansia untuk tetap punya banyak teman.
Di masa pandemi Covid-19, apa yang bisa dilakukan untuk tetap beraktivitas sosial?
Di masa seperti ini, maka bagi lansia yang bisa terhubung dengan internet, atau memiliki keluarga yang bisa membantu tetap terhubung dengan dunia luar melalui internet, aktivitas sosial bisa dilakukan melalui berbagai perangkat sosial media, seperti WhatssApp group, fb group, dan sebagainya.
Misalnya pengajian atau majelis taklim, tetap bisa dilakukan secara online. Melakukan zoom live agar tetap bisa ngerumpi dengan sesama teman.
Nah, bagi yang tidak memiliki akses ke internet, bisa mempererat aktvitas sosial dan hubungan dengan keluarga yang tinggal serumah. (mag)
Ingin berkonsultasi dengan Dr. Rena Latifa, M. Psi.,? Opa-Oma bisa menghubungi Pusat Layanan Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di nomor: 0812 8817 8208.
Ilustrasi - Aktivitas sosial lansia(Pixabay)
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri