
Geriatri.id - Sukses dalam kehidupan tentu menjadi cita-cita dari semua orang, termasuk para lansia. Sukses di sini, tentunya tak melulu diukur dari sisi materi atau ekonomi semata, tetapi yang terpenting adalah kesuksesan dalam bentuk penerimaan atas apa yang sudah terjadi dalam kehidupan.
Konsep ini dalam psikologi dikenal dengan istilah Successful Aging. Psikolog Klinis Dr. Rena Latifa, M. Psi., mengatakan, untuk mencapai masa tua yang sukses, seorang lansia memiliki kaitan dengan fase-fase perkembangan diri sepanjang hidupnya.
"Tahapan perkembangan dari usia dini, masa anak-anak, remaja, dewasa sampai fase lansia memang saling berhubungan," ujar Rena dalam acara kelas lansia online bertajuk: 'Tetap Produktif dan Mandiri di Usia Lanjut', yang diselenggarakan Geriatri.id bekerjasama dengan PB Pergemi, Jumat (3/7).
Untuk mencapai successful aging, ujar Rena, diharapkan seseorang menggapai sukses dalam setiap fase perkembangan hidupnya. Namun sukses bukan berari tidak ada hambatan.
"Setiap manusia pasti akan mengalami berbagai rintangan dan hambatan dalam hidupnya, namun disebut sukses jika dia dengan berbagai upaya yang bisa dia lakukan, berhasil mengatasi hambatan tersebut," jelas Rena.
Karena itu, ujar Rena, mengevaluasi kesalahan yang terjadi dalam setiap tahap perkembangan diri menjadi penting untuk memperbaikinya atau agar kesalahan tersebut tidak terulang pada fase perkembangan berikutnya.
"Karena itu, anak-anak dalam fase perkembangannya membutuhkan bimbingan orang tua untuk menyelesaikan berbagai persoalan hidupnya, supaya tidak melakukan kesalahan, tetapi bukan memaksakan kehendak pada anak, jadi lebih fleksibel dalam mendampingi tumbuh kembang anak," kata Kepala Program Studi Sarjana Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah itu.
Ujung dari perkembangan ini, menurut teori Erikson, adalah fase integrity vs despair. Fase integrity adalah fase terjadinya integritas, penyatuan seluruh pengalaman atau pembentukan kebijaksanaan.
Sementara despair adalah keputusasaan, penyesalan, fase dimana lansia dalam tahap akhir perkembangan hidupnya merasakan banyak kegagalan, penyesalan, putus asa.
Pada tahap akhir perkembangan, fase yang ideal terjadi adalah integrity. Fase ini tercapai manakala lansia bisa menilai, menerima perjalanan hidup yang dilalui serta memaknai positif perjalanan hidupnya. Inilah yang disebut dengan lansia sukses atau mecapai successful aging.
"Dia mencapai kebijaksanaan, merasa tercukupi secara materi maupun spiritual, bersyukur.
Rasa syukur, bahagia dan penerimaan atas pengalaman hidup yang sudah ditempuh atau dicapai itulah poin yang disebut successful aging," tegas Rena.*** (mag)
Ilustrasi lansia sukses. (flickr)
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri