Mengatasi Hipertensi pada Lansia, Bagaimana Caranya?


Berita Lansia - Hipertensi merupakan penyakit yang memang muncul seiring bertambahnya usia seseorang.

2020-07-01 08:10:02

Geriatri.id - Hipertensi merupakan penyakit yang memang muncul seiring bertambahnya usia seseorang. Karena itu, lansia disarankan untuk terus mengontrol tekanan darahnya hingga tidak mengalami hipertensi.

Jika tidak, maka hipertensi bisa menimbulkan berbagai risiko penyakit mulai dari stroke, hingga gangguan penglihatan.

Berikut adalah tips mengatasi hipertensi yang disampaikan dr. Roza Mulyana, SpPD, K-Ger, FINASIM, pada acara Kelas Lansia Online, bertajuk 'Lansia, Hipertensi dan Solusinya', yang diselenggarakan oleh Geriatri.id, bekerjasama dengan Pergemi, Selasa (30/6).

1. Menjaga Berat Badan

Menjaga berat badan ideal merupakan salah satu cara efektif mencegah hipertensi. Setiap penurunan berat badan sebesar 10 kg akan menurunkan tekanan darah sistolik hingga 5-10 mmHg. 

2. Stop Merokok

Tidak hanya darah tinggi, untuk mencegah semua, kebiasan merokok harus dihentikan karena banyaknya akibat buruk dari merokok.

3. Olahraga Secara Teratur 

Olahraga yang ideal dilakukan 3-5 kali per minggu dengan durasi selama 30 menit setiap kali berolahraga.

Olahraga dapat menurunkan tekanan darah jika dilakukan secara rutin. Bagi lansia harus diperhatikan, pilihan jenis olahraga sesuai kondisi tubuh.

Yang terbaik adalah yang bersifat aerobik seperti jalan kaki, berenang, dan bersepeda. Namun jika ada rematik di lutut, disarankan memilih olahrgaa renang dan bersepeda selama 30 menit. 

4. Kurangi Konsumsi Garam 

Orang berusia lanjut sangat sensitif terhadap garam, karena kelebihan konsumsi garam sedikit saja dapat meningkatkan tekanan darah.

Jumlah maksimal konsumsi garam yang disarankan per hari adalah tidak lebih dari 1 sendok teh.

5. Menjalankan Diet DASH


Diet DASH atau Dietary Approach to Stop Hypertensi adalah diet yang dirancang untuk menghindari hipertensi.

Terdapat piramid jenis makanan dimana semakin ke puncak adalah makanan yang semakin harus dihindari untuk dikonsumsi secara berlebih.

Dari piramida itu, paling bawah atau yang paling banyak bisa dikonsumsi para penderita atau yang ingin mencegah hipertensi adalah sayuran dan buah-buahan.

Di atasnya ada gandum dan biji-bijian. Setelah itu semakin sedikit untuk dikonsumsi adalah lemak dan protein baik dari daging merah, unggas, maupun kacang-kacangan.

Paling atas yang harus lebih dibatasi adalah gula yang jumlahnya hanya boleh sedikit.

6. Minum Obat Anti Hipertensi 

Jika semua usaha di atas untuk mencegah hipertensi sudah dilakukan namun tekanan darah masih sulit dikontrol, maka bisa dibantu dengan obat-obatan setelah berkonsultasi dengan dokter.***

Berita Lansia:

LANSIA ONLINE, Kelas Kesehatan dari Rumah

Bila Lansia Sakit, Begini Cara Tepat Merawatnya

3 Kunci Sukses Agar Lansia Sehat, Apa Saja?

Menjadi Lansia Sehat dan Bahagia Tanpa Kerentaan

(mag)

Ilustrasi: lansia beraktivitas (piqsels)

Video Lansia:


 

lansia,lansia sehat,merawat lansia,geriatri,hipertensi,lansia bahagia,berita lansia,lansia online,lansia hipertensi

ARTIKEL LAINNYA

Jangan Diabaikan, Ini 7 Tanda Lansia Kekurangan Protein

Apa yang Harus Dilaksanakan Sebelum Caregiver Memulai Tugasnya

Renta Itu Apa? Ketika “Sudah Tua” Bukan Lagi Penjelasan yang Cukup

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026