Cara Mengolah Rimpang yang Sederhana


Untuk lansia, kunci utamanya adalah ringan, tidak terlalu pekat, dan mudah dicerna.

2026-07-29T16:02

GERIATRI.CO.ID - Menyajikan rimpang (seperti jahe, kunyit, temulawak, atau kencur) untuk orang dewasa dan lanjut usia (lansia) membutuhkan pendekatan yang sedikit berbeda. Lansia umumnya memiliki pencernaan yang lebih sensitif, fungsi ginjal/hati yang menurun, atau konsumsi obat-obatan rutin.

Berikut adalah panduan praktis dan aman untuk menyajikannya:

1. Dosis dan Penyajian untuk Orang Dewasa

Orang dewasa memiliki toleransi pencernaan dan metabolisme yang lebih kuat, sehingga rimpang bisa disajikan dalam konsentrasi yang relatif lebih pekat.

- Bentuk Olahan: Rebusan pekat, seduhan segar, atau campuran smoothie.

- Porsi Harian:

  • Rimpang segar: sekitar 10–15 gram per hari (setara 1–2 jempol).
  • Rimpang bubuk: 1–2 sendok teh per hari.

- Cara Memasak Terbaik:

  • Cuci bersih dan geprek atau iris tipis.
  • Rebus dalam air mendidih selama 10–15 menit agar minyak atsiri dan zat aktif keluar maksimal.
  • Tambahkan pemanis alami seperti madu atau gula aren secukupnya setelah air tidak terlalu panas.

2. Dosis dan Penyajian Khusus Lansia

Untuk lansia, kunci utamanya adalah ringan, tidak terlalu pekat, dan mudah dicerna.

- Bentuk Olahan: Seduhan hangat yang encer (seperti teh rimpang) atau dicampurkan ke dalam makanan berkuah (sup, soto).

- Porsi Harian: Gunakan setengah dari dosis dewasa (sekitar 5 gram rimpang segar atau ½ sendok teh bubuk).

- Cara Penyajian yang Aman:

  • Seduhan Encer: Iris rimpang sangat tipis, lalu seduh dengan air panas (tidak perlu direbus terlalu lama agar tidak terlalu pekat/sepat).
  • Kurangi Rasa Pedas/Tajam: Rimpang yang sangat pedas seperti jahe merah atau kencur pekat bisa mengiritasi lambung lansia. Gunakan jahe gajah atau kurangi jumlahnya.
  • Hindari Gula Berlebih: Karena lansia rentan terhadap risiko diabetes, batasi gula aren/gula pasir. Gunakan sedikit madu murni atau tanpa pemanis sama sekali.

3. Kombinasi yang Dianjurkan

  • Rimpang + Lada Hitam (Khusus Kunyit): Menambahkan sejumput kecil lada hitam dapat meningkatkan penyerapan kurkumin dalam kunyit hingga berkali-kali lipat.
  • Rimpang + Perasan Lemon/Jeruk Nipis: Menutupi rasa pahit/sepat sekaligus menambah asupan Vitamin C. (Catatan: Hindari jeruk nipis untuk lansia yang memiliki riwayat asam lambung tinggi).

Catatan Penting & Hal yang Perlu Diwaspadai:

- Interaksi Obat: Jika lansia sedang mengonsumsi obat pengencer darah (seperti warfarin atau aspirin) atau obat diabetes/tekanan darah tinggi, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu. Rimpang seperti jahe dan kunyit dosis tinggi memiliki efek alami merenggangkan pembekuan darah.

- Masalah Lambung: Jika memiliki riwayat maag atau GERD, sajikan rimpang setelah makan, bukan saat perut kosong

rimpang,jahe,temulawak,kencur

ARTIKEL LAINNYA

Pasien Nolak Obat Terus, Apa yang Harus Dilakukan Caregiver?

Diet MIND, Pola Makan yang Dikaitkan dengan Risiko Demensia Lebih Rendah

Geronto Tourism: Saatnya Menikmati Liburan Impian di Usia Emas

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026