
Geriatri.id - Hipertensi adalah penyakit yang berisiko dialami para lansia. Risiko hipertensi bertambah seiring usia.
"Jika kita mulai berusia tua, kita mengalami perubahan fisik dan fisiologis, salah satunya meningkatnya kekakuan dinding pembuluh darah, hal inilah yang meningkatkan tekanan darah," kata dr. Roza Mulyana, SpPD, K-Ger, FINASIM, pada acara Kelas Lansia Online, bertajuk 'Lansia, Hipertensi dan Solusinya', yang diselenggarakan oleh Geriatri.id, bekerjasama dengan Pergemi, Selasa (30/6).
Semakin tinggi usia, kata dr. Roza, tekanan darah semakin bertambah. Riset mengungkapkan, lansia berusia di atas 65 tahun 2/3 nya menderita hipertensi. Lantas apakah yang dimaksud dengan hipertensi?
Hipertensi terjadi ketika tekanan darah mencapai angka ≥140/≥90 mmHg. Dimana tekanan darah sistolik mencapai ≥140 mmHg, dan tekanan darah diastolik mencapai ≥90 mmHg.
Tekanan darah sistolik adalah tekanan darah ketika jantung bekerja memompa darah. Sementara tekanan darah diastolik adalah tekanan darah ketika jantung dalam keadaan relaksasi.
Berita Lansia:
LANSIA ONLINE, Kelas Kesehatan dari Rumah
Bila Lansia Sakit, Begini Cara Tepat Merawatnya
3 Kunci Sukses Agar Lansia Sehat, Apa Saja?
Menjadi Lansia Sehat dan Bahagia Tanpa Kerentaan
Karena itu, lansia disarankan untuk terus mengontrol tekanan darahnya hingga tidak mengalami hipertensi.
Jika tidak, maka hipertensi bisa menimbulkan berbagai risiko berikut:
1. Stroke: Salah satu penyebab stroke adalah hipertensi yang tidak terkontrol.
Jika terjadi penyumbatan darah di otak atau terjadi pecah pembuluh darah otak, akan mengakibatkan stroke atau kelumpuhan badan parsial (lumpuh sebelah).
2. Pembesaran Jantung: Dalam kondisi tekanan darah tinggi, jantung bekerja keras mempompa darah.
Jika kondisi ini terus dibiarkan jantung akan membesar, mengalami kelelahan sehingga dapat menimbulkan gagal jantung.
3. Jantung Koroner: Tekanan darah tinggi juga berisiko menimbulkan serangan jantung koroner yang ditanda dengan nyeri dada yang hebar, bahkan bisa membuat penderita jatuh pingsan.
4. Gangguan Penglihatan: Ketika tekanan darah sering dibiarkan dalam keadaan tinggi, maka pembuluh darah di organ penglihatan bisa mengalami kerusakan.
Hal ini bisa menyebabkan gangguan penglihatan, bahkan kebutaan.
5. Gagal Ginjal: Tekanan darah tinggi juga meningkatkan risiko penyakit ginjal hingga gagal ginjal yang memerlukan cuci darah.
6. Demensia: Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol berisiko mempercepat terjadinya kepikunan pada lansia.***(mag)
Ilustrasi hipertensi. (pxhere)
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri