Peran Penting Protein Bagi Lansia yang Jarang Diketahui


Berita Lansia - Jaringan tubuh lansia yang sangat terpengaruh kekurangan protein adalah massa otot.

2020-06-23 12:01:12

Geriatri.id - Seiring bertambahnya usia, komposisi tubuh manusia akan berubah. Salah satunya adalah berkurangnya massa otot.

"Protein adalah salah satu nutrien penting buat tubuh, karena kalau kita kekurangan protein, maka akan mengakibatkan pengurangan dari jaringan tubuh," kata dr Wiwit Agung Sri Nur Cahyawati, Sp.PD, K-Ger, dalam acara 'Kelas Lansia Online' bertajuk "Memilih Sumber Protein untuk Lansia", yang dihelat Geriatri.id, bekerjasama dengan Pergemi, Selasa (23/6).

Jaringan tubuh yang sangat terpengaruh oleh kekurangan protein adalah massa otot, imunitas, komponen darah dan lain-lain.

Protein berperan mempertahankan kualitas hidup lansia karena kekurangan protein salah satu dampak yang dirasakan adalah berkurangnya massa otot yang mengakibatkan fungsi otot berkurang dan menimbulkan gangguan fungsional.

"Seringkali timbul keluhan jalan menjadi lambat, mau bangun, berdiri susah, itu karena massa otot mulai berkurang sehingga mengakibatkan gangguan fungsional otot, gangguan berjalan, bergerak. Intinya protein penting karena protein membantu lansia agar tetap aktif," papar dr. Wiwit. 

Lantas apa saja makanan yang menjadi sumber protein bagi lansia?

Protein bisa didapatkan dari makanan seperti daging-dagingan baik daging merah maupun daging ayam, telur, sayuran seperti brokoli, ikan, susu dan olahan susu seperti keju, serta kacang-kacangan, kedelai dan olahan kedelai seperti tempe dan tahu.

Kemudian, berapa kebutuhan protein per hari? Berdasarkan recommended dietary allowance (RDA) untuk usia di atas 18 tahun adalah 0,8 gram/kg berat badan/hari.

Namun bagi lansia, kebutuhannya meningkat mencapai sebesar 1,2 gram/kilogram berat badan/hari.

Apabila lansia sakit, maka kebutuhan protein meningkat 1,5 gram/kilogram berat badan/hari.

Kemudian ditambah kebutuhan asam amino esensial sebanyak 15 gram/ hari. Sehingga kebutuha protein total adalah 15 gram Asam Amino Essensial/35 gram protein berkualitas tinggi per kali makan.***(mag)

foto: sumber protein (wikimedia)
 

lansia,lansia sehat,merawat lansia,geriatri,kebutuhan protein lansia,protein,dr wiwit agung,lansia bahagia,berita lansia

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026