
Geriatri.id - Kecemasan, kekhawatiran memang tak dipungkiri akan menjalari perasaan siapa saja di masa pandemi Covid-19 ini, termasuk para lansia. Namun, banyak juga cara, khususnya bagi lansia untuk mengatasi kecemasan tersebut. Berikut tips mengatasi kecemasan menghadapi pandemi, seperti dipaparkan Psikolog Dra.Lenny Kendhawati, M.Si.
1. Mengikuti protokol kesehatan, diminta mencuci tangan 20 detik
2. Berjemur di pagi hari di antara jam 8-10 pagi
3. Sosial media menjadi salah satu yang menambah kecemasan dan menambah kejelasan kepada mereka, karena berita yang hilir mudik di whatsapp group mereka. Karena itu perlu mencari mencari informasi lebih lanjut, whatsapp group keluarga, disadarkan anak-anaknya.
4. Olahraga ringan, menjaga kesehatan dengan makan yang bergizi, makan sayur, makan buah, disesuaikan dengan yang seharusnya.
5. Bersyukur, berdoa, dan berserah diri kepada Tuhan, merupakan hal paling mendasar untuk bisa mengatasi perasaan tadi.
6. Ikut beraktivitas sosial dalam lingkungan. Sekecil apapun kontribusi bagi lingkungan, akan membuat bahagia
7. Mencari teman sesama lansia untuk berbagi.
"Ada kekhawatiran tidak dipahami keterbatasannya oleh anak dan orang yang lebih muda, karena secara fisik, secara kognitif sudah menurun misal bertanya lagi, bercerita itu lima sampai sepuluh kali cerita lagi, karena ada keterbatasan di lansia," papar Lenny.
Kegiatan yang dilakukan selama pandemi:
1. Memasak. Tidak hanya dilakukan oleh yang biasa masak, setelah di rumah saja banyak lansia juga jadi suka masak dengan cara mencoba dari Youtube. "Ternyata masak itu mengasyikkan yang tidak biasa masak untuk pasangannya, menjadi masak di rumah, karena kekhawatiran bagaimana merasa yakin bahwa makanan yang dikirim dari luar, bisa aman," jelas Lenny
2. Beribadah bersama. Bisa melakukan ibadah bersama keluarga lima kali sehari bersama-sama bagi yang muslim, yang non muslim bisa juga beribadah bersama-sama di rumah.
3. Mencoba mencari kegiatan baru, seperti berkebun. "Ada yang tadinya tidak suka tanaman mencoba bercocok-tanam, mencoba mengawasi pekerjaan rumah tangga, karena di rumah, bocor, hampir rubuh, minta tolong sama anaknya, panggil tukang, dan sebagainya," papar Lenny.
4. Bersosialisasi dengan menggunakan videocall dengan teman atau keluarga. "Belajar zoom misalnya, menjadi harus, di usia 76 tahun, ada juga yang bisa pakai Googlemeet, supaya bisa ikut pengajian, dipandu oleh anaknya dan melakukan itu sendiri. Ternyata bisa melakukan itu," jelas Lenny.
5. Ada yang masih menerima kunjungan anak cucu, dengan protokol kesehatan sangat ketat, karena tahu bahwa lansia rentan. "Jadi saya tahu saya tidak bisa menerima kapan saja. Bisa terima cucu tapi tidak bisa meluk, tidak bisa bawa masuk ke dalam," ujarnya. (mag)
foto: lansia beraktivitas (piqsels)
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri