Mengenali Penyakit Kronis pada Lansia Bernama Hipertensi


Berita Lansia - Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik sama dengan atau di atas 140 mmHg dan diastoliksama dengan atau di atas mmHg.

2020-06-09 13:50:10

Geriatri. id - Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik (tekanan darah pada saat terjadi kontraksi otot jantung) sama dengan atau di atas 140 mmHg dan diastolik (tekanan darah pada saat jantung sedang berelaksasi atau beristirahat) sama dengan atau di atas mmHg, berdasarkan pengukuran yang benar.

Skrining Hipertensi

- Pada tekanan darah optimal yaitu < 120/80 mmHg, ulangi setiap 5 tahun

- Pada tekanan darah normal <130/85, ulangi setiap 3 tahun,

- Pada tekanan darah normal tinggi <140/90 ulangi tiap tahun

- Pada kondidi hipertensi ≥ 140/90, ukur setiap melakukan kontrol, monitor tekanan darah di rumah secara berkala

- Untuk lansia, skrining minimal 1 tahun sekali jika tekanan darah normal.

Hal yang perlu diperhatikan:

- Konsumsi obat teratur sesuai instruksi dokter sesuai dosis dan waktunya

- Kontrol ke dokter--> bisa manfaatkan telemedicine, buat janji bertemu lebih dahulu, obat rutin usahakan tersedia untuk 2 bulan

- Ukur tekanan darah berkala, buat catatan

- Jaga berat badan, gaya hidup melalui :
  --> Pola makan: Diet DASH
  --> Latihan fisik dan kelola stress

Pola Makan DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension)

- Diet kaya sayuran, buah-buahan, produk susu rendah lemak/bebas lemak (susu skim), unggas, ikan, berbagai macam variasi kacang, dan minyak sayur nontropis (minyak zaitun), kaya akan kalium, magnesium, kalsium, protein, dan serat

- Diet ini rendah gula, minuman manis, natrium, dan daging merah, serta lemak jenuh, lemak total, dan kolesterol

Pembatasan Jumlah Garam:


- Pada lansia, karena risiko malnutrisi dan kekurangan natrium, konsumsi garam tidak seketat orang dewasa (< 2 gram Natrium ), 

- Lansia: natrium 3-5 gram/hari (1-2 sdt garam/hari), 2 gram Natrium = 5-6 gram NaCl = 1 sendok teh garam. 

- Sumber natrium : garam dapur, MSG/ micin, Makanan kaleng, makanan olahan

Latihan Fisik Mencegah Hipertensi:

- Latihan pada lansia disesuaikan kemampuan fisik dan kebugaran

- Latihan aerobik: 3x seminggu selama @60 menit, 5x seminggu selama @30 menit, intensitas sedang (150 menit seminggu)

- Latihan resistensi: 2-3 kali seminggu, 8-12 repetisi per gerakan, melibatkan otot-otot besar anggota gerak atas dan bawah 

Target Tekanan Darah

- Pada lansia fit/sehat <140/80 mmHg

- Pada lansia pra renta/pre-frail < 140/80 mmHg

- Pada lansis renta/frail <150/90 mmHg 

Sumber: dr. Anastasia Asylia Dinakrisma SpPD, dalam acara Kelas Lansia Online bertajuk "Bersama Keluarga Merawat Lansia Berpenyakit Kronis", yang diselenggarakan oleh Geriatri.id bekerjasama dengan Pergemi, Jumat (5/6).***(mag) 

Mengukur tekanan darah.(piqsels)

lansia,lansia sehat,merawat lansia,geriatri,hipertensi,dr anastasia,lansia bahagia,berita lansia,lansia online,lansia hipertensi

ARTIKEL LAINNYA

Renta Itu Apa? Ketika “Sudah Tua” Bukan Lagi Penjelasan yang Cukup

Singapura Putar Otak Wujudkan Negara Ramah Lansia

Mengapa Nafsu Makan Lansia Sering Menurun?

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026