Diet MIND, Pola Makan yang Dikaitkan dengan Risiko Demensia Lebih Rendah


Diet MIND tidak mengharuskan seseorang menghindari semua jenis makanan tertentu.

2026-07-28T16:08

GERIATRI.CO.ID - Pola makan tidak hanya berpengaruh terhadap kesehatan jantung atau berat badan, tetapi juga dapat berperan dalam menjaga kesehatan otak. Salah satu pola makan yang banyak diteliti dalam beberapa tahun terakhir adalah Diet MIND (Mediterranean-DASH Intervention for Neurodegenerative Delay).

Diet ini merupakan kombinasi dari diet Mediterania dan DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension) yang dirancang untuk mendukung kesehatan otak. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa orang yang lebih konsisten mengikuti Diet MIND memiliki risiko lebih rendah mengalami penurunan fungsi kognitif maupun demensia. Namun, para ahli menegaskan bahwa bukti yang ada masih menunjukkan hubungan (asosiasi), bukan sebab-akibat.

Diet MIND tidak mengharuskan seseorang menghindari semua jenis makanan tertentu. Sebaliknya, pola makan ini mendorong konsumsi lebih banyak makanan yang kaya vitamin, mineral, antioksidan, dan lemak sehat.

Beberapa kelompok makanan yang dianjurkan antara lain:

  • Sayuran hijau, seperti bayam dan kangkung
  • Sayuran lainnya setiap hari
  • Buah beri, seperti stroberi atau blueberry
  • Kacang-kacangan
  • Biji-bijian utuh
  • Kacang polong dan aneka legum
  • Ikan, terutama yang kaya asam lemak omega-3
  • Daging unggas
  • Minyak zaitun sebagai sumber lemak utama

Sebaliknya, Diet MIND menyarankan untuk membatasi konsumsi daging merah, mentega, keju, makanan cepat saji, gorengan, dan makanan tinggi gula.

Analisis terhadap beberapa studi kohort yang melibatkan lebih dari 224.000 peserta menemukan bahwa kepatuhan yang lebih tinggi terhadap Diet MIND dikaitkan dengan risiko demensia yang lebih rendah dibandingkan kepatuhan yang rendah.

Penelitian lain yang didukung National Institutes of Health (NIH) juga melaporkan bahwa pola makan MIND berhubungan dengan risiko penurunan fungsi kognitif yang lebih rendah pada orang dewasa. 

Meski demikian, para peneliti menekankan bahwa masih diperlukan lebih banyak uji klinis untuk memastikan seberapa besar manfaat langsung pola makan ini terhadap pencegahan demensia.

National Institute on Aging (NIA) mengingatkan bahwa tidak ada satu jenis makanan atau pola makan yang terbukti dapat mencegah penyakit Alzheimer atau demensia secara pasti. Menjaga kesehatan otak memerlukan pendekatan yang menyeluruh.

Selain menerapkan pola makan sehat, masyarakat juga dianjurkan untuk rutin berolahraga, mengendalikan tekanan darah dan diabetes, tidak merokok, tidur yang cukup, serta tetap aktif secara sosial dan mental. Langkah-langkah tersebut dinilai berperan penting dalam menjaga fungsi otak seiring bertambahnya usia.

Dengan kata lain, Diet MIND dapat menjadi salah satu pilihan pola makan sehat untuk mendukung kesehatan otak. Namun, manfaat terbaik akan diperoleh jika pola makan tersebut dipadukan dengan gaya hidup sehat secara keseluruhan. (lia)

 
======

 

diet,diet MIND,buah-buahan,sayur-sayuran,ikan

ARTIKEL LAINNYA

Geronto Tourism: Saatnya Menikmati Liburan Impian di Usia Emas

Apa yang Harus Dilakukan Agar Sarkopenia Menjauh

Senangnya ala Kepala Desa 'Tercantik'

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026