Mengenali Penyakit Kronis pada Lansia: Asam Urat


Berita Lansia - Kapan lansia dengan asam urat harus menjalani terapi obat?

2020-06-06 18:21:22

Geriatri.id - Asam urat atau artritis gout adalah penyakit yang akibat penumpukan Monosodium Urat (MSU) di persendian. Gejala umum yang terjadi adalah: adanya nyeri sendi, terutama di daerah sendi jempol kaki, pergelangan kaki, dan asam urat darah tinggi (hiperurisemia) yaitu dimana kadar asam urat mencapai lebih dari 6,8 miligram/dl (desiliter).

Rekomendasi Diet Asam Urat

Bagi lansia yang menderita asam urat, ada 3 kriteria asupan makanan (diet) yang harus diperhatikan yaitu: makanan yang harus dihindari, dibatasi dan dianjurkan.

Makanan Yang Harus Dihindari:

- jeroan
- ikan sardine, makarel, remis,
- kaldu
- soda
- minuman dengan pemanis buatan fruktosa

Makanan Yang Dibatasi:

- daging merah (1-1,5 potong per hari)
- ikan, udang, unggas
- sayur (100 gram/1 mangkok per hari) seperti: asparagus, bayam, daun singkong, kangkung, daun dan biji melinjo, kacang kering, tahu-tempe.

Makanan Yang Dianjurkan:

- sayur dan buah (bukan golongan yang dibatasi)
- nasi, ubi, jagung
- susu rendah lemak

Apakah Penderita Asam Urat Harus Minum Obat?

Jawabannya adalah tidak harus. Misalnya, ada kondisi dimana lansia kadar asam uratnya berada di atas 6,8 mg/dl. Jika tidak ada keluhan apapun, seperti nyeri atau pembengkakan, sebaiknya jangan minum obat. Yang terpenting adalah makanan dijaga, setiap 1-2 bulan sekali dicek ulang kadar asam urat dalam darahnya. Untuk lansia yang mengasup obat untuk penyakit lainnya, juga harus hati-hati karena ada obat tertentu yang mmebuat asam urat naik.

Kapan lansia dengan asam urat harus menjalani terapi obat? Kondisinya adalah jika kadar asam urat sudah mencapai di atas 8 mg/dl dan punya risiko penyakit jantung. Kemudian mengalami serangan akut di atas 2 kali per tahun. Atau jika kondisi kadar asam urat dalam darah di atas 6,8 mg/dl tetapi mengalami bengkak. (mag) 

Sumber: dr. Anastasia Asylia Dinakrisma SpPD, dalam acara Kelas Lansia Online bertajuk 'Bersama Keluarga Merawat Lansia Berpenyakit Kronis', yang diselenggarakan oleh Geriatri.id bekerjasama dengan Pergemi, Jumat (5/6).

Foto: asam urat (vimeo)

lansia,merawat lansia,penyakit kronis lansia,geriatri,asam urat,lansia sehat,dr anastasia,lansia bahagia,berita lamsia

ARTIKEL LAINNYA

Rumah Tangga Lansia Masih Bergantung pada Keluarga

Pepaya, Buah Sederhana yang Baik untuk Lansia

7 Hal Kecil di Rumah yang Bisa Membantu Lansia dengan Demensia Lebih Tenang

“Pada 2026, jumlah penduduk lansia di Indonesia mencapai sekitar 34 juta jiwa, atau 11,97% dari total populasi. Angka ini menegaskan bahwa Indonesia telah berada dalam fase ageing population atau populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026