Waspada Osteoartritis pada Lansia


Lansia berisiko mengalami berbagai penyakit. Salah satunya adalah osteoartritis (OA) atau di kalangan awam disebut pengapuran. Osteoartritis juga kadang-kadang disebut penyakit sendi degeneratif atau artritis degeneratif.

2019-04-03 17:42:52

Lansia berisiko mengalami berbagai penyakit. Salah satunya adalah osteoartritis (OA) atau di kalangan awam disebut pengapuran. Osteoartritis juga kadang-kadang disebut penyakit sendi degeneratif atau artritis degeneratif.

Osteoartritis adalah kondisi kronis yang paling umum dari sendi, yang memengaruhi sekitar 27 juta orang Amerika. OA dapat memengaruhi sendi mana pun, tetapi paling sering terjadi pada lutut, pinggul, punggung bawah dan leher, sendi kecil jari dan pangkal ibu jari dan jempol kaki.

Pada persendian normal, ada salah satu bagian tulang yang disebut tulang rawan menutupi ujung setiap tulang. Tulang rawan ini berperan untuk mempermudah gerakan sendi dan berfungsi juga sebagai bantalan di antara tulang-tulang. Pada OA, tulang rawan yang sudah rusak, menyebabkan rasa sakit, bengkak dan masalah menggerakkan sendi.

Ketika OA memburuk dari waktu ke waktu, tulang dapat rusak. Potongan tulang atau tulang rawan bisa pecah dan berada i dalam sendi. Di dalam tubuh, proses peradangan terjadi dan sitokin (protein) dan enzim berkembang yang selanjutnya merusak tulang rawan.

Pada tahap akhir OA, tulang rawan hilang dan tulang bergesekan dengan tulang yang menyebabkan kerusakan sendi dan lebih banyak rasa sakit.

Siapa yang Berisiko?

 Meskipun OA terjadi pada orang-orang dari segala usia, osteoarthritis paling umum pada orang yang lebih tua dari 65 tahun. Faktor risiko yang umum termasuk meningkatnya usia, obesitas, cedera sendi sebelumnya, terlalu sering menggunakan sendi, otot paha lemah, dan gen.

  • Satu dari dua orang dewasa akan mengalami gejala OA lutut selama hidup mereka.
  • Satu dari empat orang dewasa akan mengalami gejala OA pinggul pada usia 85 tahun.
  • Satu dari 12 orang yang berusia 60 tahun ke atas mengalami osteoartritis pada bagian tangan.

Referensi: osteoartritis.org

fkui,rscm,geriatri,lansia,lanjut usia,usia lanjut,pengapuran,osteoartritis

ARTIKEL LAINNYA

Peran Keluarga dalam Mendampingi Lansia

Mengenal Perubahan Tubuh di Usia Emas Saat Berpuasa

Habis Lebaran, Yuk Gerak Lagi

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026