Cara Memilih Tensimeter yang Cocok di Rumah


Istirahat dulu 5 menit sebelum mengukur. Jangan langsung setelah jalan kaki, naik tangga, atau habis makan.

2026-05-13T07:08

Geriatri - Pemeriksaan tekanan darah sering kali hanya dilakukan saat berkunjung ke fasilitas kesehatan. Padahal, tekanan darah dapat berubah-ubah tergantung kondisi tubuh dan aktivitas sehari-hari. Tidak jarang, tekanan darah meningkat saat berada di lingkungan medis. 

Oleh karena itu, memiliki tensimeter di rumah menjadi solusi praktis untuk memantau kondisi kesehatan secara rutin dan lebih akurat.  

Berikut tensimeter yang cocok untuk dimiliki:

Pilihan terbaik: Tensimeter Digital Lengan Atas 

Jenis ini merupakan pilihan utama yang direkomendasikan oleh dokter di seluruh dunia untuk pemakaian mandiri di rumah. Cara pakainya mudah: pasang manset di lengan kiri atas (bagian biseps), tekan tombol, dan angka langsung muncul di layar. 

Merek yang umum tersedia dan sudah dikenal luas: Omron, Microlife, dan Beurer adalah nama-nama yang banyak direkomendasikan di apotek. 

Boleh, tapi hati-hati: Tensimeter Pergelangan Tangan 

Tensimeter ini memiliki desain yang lebih ringkas dan praktis. Namun, tingkat akurasinya sangat bergantung pada posisi tangan saat pengukuran. Posisi yang tidak sejajar dengan jantung dapat menyebabkan hasil yang kurang akurat. 

Sedangkan, tensimeter digital jari dan tensimeter smartwatch (jam tangan digital) tidak direkomendasikan untuk keperluan medis karena tingkat akurasinya belum dapat diandalkan. Meskipun praktis, penggunaannya sebaiknya hanya untuk referensi umum, bukan sebagai dasar diagnosis

Cara Mengukur yang Benar di Rumah

Alat sebagus apa pun hasilnya tidak akan akurat kalau cara pakainya salah. Ikuti langkah berikut:

  • Istirahat dulu 5 menit sebelum mengukur. Jangan langsung setelah jalan kaki, naik tangga, atau habis makan.
  • Duduk tegak di kursi, punggung bersandar, kedua kaki menapak lantai — jangan disilangkan.
  • Letakkan lengan di atas meja, setinggi jantung. Manset dipasang di lengan kiri, sekitar 2 jari di atas siku.
  • Ukur 2 kali, jeda 1 menit. Catat kedua angkanya.
  • Lakukan pagi hari (sebelum minum obat dan sarapan) dan malam hari.
  • Catat selama minimal 3 hari berturut-turut, lalu bawa catatannya saat kontrol ke dokter.

Nah, guna memastikan kualitas dan keandalan alat, perhatikan beberapa hal berikut:

  • Membeli di apotek atau toko alat kesehatan terpercaya
  • Memilih produk dari merek yang telah memiliki reputasi baik
  • Memastikan adanya buku panduan dan garansi resmi
  • Memperhatikan layanan purna jual, termasuk kalibrasi dan servis

Itulah cara memilih tensimeter yang tepat untuk bisa digunakan di rumah. (lia)
 

tensimeter,alat tensi,teknologi,waru-g

ARTIKEL LAINNYA

Layanan Konsultasi bagi Jamaah Haji Lansia dan Keluarga

Libur 4 Hari Tanpa Ribet, Naik TransJakarta Aja!

Memahami Hipertensi (4): Proses Terjadinya Hipertensi pada Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026