Disiplin Terapkan PSBB, Kunci Atasi Penularan Covid-19


Berita Lansia - Kedisiplinan tinggal di rumah menjadi salah satu cara yang efektif.

2020-05-06 17:52:01

Geriatri.id - Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto mengatakan, kedisiplinan untuk tetap berada di rumah dalam menjalani Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) merupakan kunci mengatasi penularan Covid-19. Dengan berdisiplin, tidak memaksakan mudik, risiko penularan pun bisa terhindarkan dan masalah Covid-19 di Indonesia bisa segera diatasi.

Dia menambahkan bahwa sepanjang masyarakat berpegang teguh pada komitmen untuk memutus rantai penularan, maka kedisiplinan tinggal di rumah menjadi salah satu cara yang efektif. "Tetap tinggal di rumah, tidak bepergian dan tidak mudik. Ini adalah kebijakan yang paling baik, kata Achmad Yurianto, di Gedung BNPB, Jakarta, Rabu (6/5).

Achmad juga mengatakan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan di berbagai daerah, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, merupakan cara efektif lain dalam mencegah penularan Covid-19 di ruang lingkup lebih luas. "PSBB adalah senjata bagi kita semuanya untuk bisa menyelesaikan masalah penyakit ini (Covid-19)," tegasnya.

Kedisiplinan berdiam diri di rumah setidaknya akan menurunkan jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19, menurunkan jumlah kematian, namun menambah jumlah pasien sembuh. Dari pemeriksaan spesimen sebanyak 128.383 dari 92.976 orang, didapatkan kasus konfirmasi positif bertambah 367 sehingga total 12.438 orang. 

Jumlah pasien sembuh bertambah 120 total 2.317 orang, dan pasien meninggal bertambah 23 total 895 pasien. Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 240.726 yang sebagian besar, yakni lebih dari 200 ribu orang, telah selesai pemantauannya dan dalam kondisi baik. Sementara untuk jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 26.932 orang.

"Upaya kita menurunkan jumlah pasien positif Covid-19 dan jumlah pasien meninggal ini hanya bisa berhasil manakala kita benar-benar patuh dan disiplin untuk sama-sama menjalankan instruksi pemerintah," jelas dr. Achmad.

"Mari kita berkomitmen bersama untuk mengendalikan ini (penularan Covid-19), sehingga bulan Agustus kita betul-betul sudah bisa merasakan kemerdekaan kita dari tekanan pandemi. Ini adalah perjuangan kita bukan orang lain," pungkasnya. (mag)

foto: poster psbb (wikipedia)

lansia,lansia sehat,geriatri,merawat lansia,covid 19,virus corona,lansia bahagia,lansia online,berita lansia

ARTIKEL LAINNYA

Apa yang Harus Dilaksanakan Sebelum Caregiver Memulai Tugasnya

Renta Itu Apa? Ketika “Sudah Tua” Bukan Lagi Penjelasan yang Cukup

Singapura Putar Otak Wujudkan Negara Ramah Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026