Stres Hadapi Covid-19? Telekonseling Dengan Kesehatan Mental Indonesia


Kesehatan Mental Indonesia (KMI) melakukan konseling jarak jauh alias telekonseling

2020-04-12 16:18:48

Geriatri.id - Kondisi yang mengharuskan semua orang berdiam di rumah dalam jangka waktu lama demi memutus mata rantai penularan Covid-19 memang rentan membuat stres. Terlebih, jika sebelumnya pernah mengalami gangguan kecemasan. Peristiwa pandemi Covid-19 dan kewajiban berdiam di rumah bisa menjadi stimulus tambahan untuk memicu munculnya stres.

Terkait hal itu, Kesehatan Mental Indonesia (KMI) melakukan konseling jarak jauh alias telekonseling. "Kalau ada gejala seperti kecemasan, atau stres, masyarakat bisa bisa menghubungi langsung nanti akan ditangani secara online sesuai protokol Covid-19. Orang-orang tertentu memang memerlukan penanganan khusus dalam menghadapi situasi yang stressfull, apalagi yang mengalami hal berat di masa lalu," kata Psikolog Klinis Dr. Rena Latifa, kepada geriatri.id.

"Misalnya, kalau sampai sholat juga takut, menurut saya juga perlu direstrukturisasi kembali pemahaman terkait kematian, atau terkait Tuhan. Banyak orang takut terkait kematian karena mempersepsi Tuhan itu menyeramkan, jadi perlu ditinjau ulang," tambahnya.

Dengan konseling online ini, masyarakat yang membutuhkan penanganan khusus bisa mengutarakan berbagai kecemasannya. "Utarakan perasaan ibu-bapak terhadap orang yang dipercaya, teman, keluarga itu bisa mengurangi perasaan terhadap apa yang dimaknai sekarang-sekarang ini," kata Rena. 

Dengan demikian, kita bisa paham bahwa rasanya saya ini takut, sedih, kalau saya sudah tahu saya lebih mudah mencari solusi. Banyak orang yang menamai emosinya sendiri denial, "masa sih saya takut?"; "masa sih saya sedih?" Ada yang juga tidak bisa menamai emosinya. 

"Ada namanya aleksitimia, tidak bisa menamai emosi. Kita perlu mengakui namanya emosi, jangan di-deny. Kayak gini ya namanya bosan karena harus tinggal di rumah berhari-hari. Oh gini ya rasanya cemas karena takut terkena Covid-19. Itu harus diakui bahwa kita lemah, ada perasaan yang harus kita terima," tegasnya.

Untuk yang memerlukan konseling dapat mengontak nomor hotline 081284237162. Konseling berlangsung Senin-Jumat dengan sesi pagi antara pukul 09.00-12.00, dan sesi siang 13.00-16.00 (mag)
 

geriatri,lansia,merawat lansia,lansia sehat,kesehatan mental lansia,covid 19,virus corona

ARTIKEL LAINNYA

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Usia Senja

Memahami Hipertensi (6): Kapan Perlu Pemeriksaan Lebih Lanjut?

Persiapan Menuju Masa Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026