
Geriatri.id- Pria asal Amerika Serikat, William “Bill” Lapschies yang merayakan ulang tahun ke-104 pada Rabu (1/4/2020) lalu, disebut-sebut sebagai pasien COVID-19 tertua di dunia dan dinyatakan sembuh. Veteran Perang Dunia II berusia 104 tahun selamat dari pandemi flu Spanyol 1918 dan kini melewati pandemi corona.
Bill Lapschies menunjukkan gejala Covid pada 5 Maret lalu diisolasi di Rumah Veteran Edward C Allworth di Lebanon, Oregon, tempat dia tinggal. Di wilayah ini, dilansir New York Post, ada 15 orang terjangkit virus corona dan dua meninggal.
Pemulihan Lapschies ini menjadi korban tertua tertua,setelah Zhang Guangfen, 103 tahun, dari Wuhan di Cina, ke tempat kedua.
Kelompok lanjut usia (lansia) disebut paling rentan tertular virus corona (COVID-19). Hingga saat ini ada lebih dari sejuta kasus konfirmasi COVID-19 di seluruh dunia. Kebanyakan korban meninggal adalah lansia.
Lapschies, yang lahir pada tahun 1916 dan selamat dari pandemi Flu Spanyol 1918 yang menewaskan 50 juta, sekarang melihat virus baru yang saat ini melanda dunia.
Bagaimana dia bisa mengalahkan virus? "Saya tidak tahu. Itu hilang begitu saja. Duduklah di sini dan Anda dapat menyingkirkan apa pun," ujar Lapschies.
Dr Rob Richardson, yang membantu mengawasi perawatan medis di rumah Lapschies, termasuk di antara mereka yang kagum dengan kesembuhan pasiennya, "Ini bisa dengan mudah terjadi dengan skenario lain. Tidak ada banyak intervensi yang dapat dilakukan,” katanya. (ymr)
Foto tangkapan layar YouTube.
“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri