
GERIATRI.CO.ID – Oat kerap menjadi pilihan menu sarapan karena praktis dan mudah diolah. Bagi lansia, bahan makanan ini juga bisa menjadi pilihan menarik karena dapat dibuat dengan tekstur yang lembut dan disesuaikan dengan kemampuan mengunyah.
Yang lebih menarik, mengolah oat tidak selalu membutuhkan keterampilan memasak yang rumit. Lansia yang masih mampu beraktivitas di dapur dapat membuatnya sendiri, tentu dengan memperhatikan keamanan dan kondisi fisik masing-masing.
1. Bubur oat yang sederhana
Cara paling mudah adalah membuat bubur oat.
2. Oat gurih dengan telur
Tidak ingin makanan manis? Oat juga bisa dibuat menjadi menu gurih.
3. Oat dan pisang kukus
Pisang matang ternyata bisa menjadi teman yang pas untuk oat. Caranya sederhana.
Perhatikan keamanan di dapur
Meski terlihat sederhana, lansia tetap perlu memperhatikan keselamatan saat memasak. Gunakan panci yang tidak terlalu berat, hindari mengangkat wadah berisi air panas, dan pastikan lantai dapur tidak licin.
Jika menggunakan kompor atau alat pemanas, jangan meninggalkannya dalam keadaan menyala. Lansia yang memiliki keterbatasan gerak atau keseimbangan sebaiknya memasak dengan pendamping.
Pada akhirnya, oat bukan hanya soal makanan sehat. Mengolahnya sendiri juga dapat menjadi aktivitas ringan yang menyenangkan. Selama dilakukan dengan aman dan sesuai kemampuan, aktivitas di dapur bisa menjadi salah satu cara lansia tetap aktif dan mandiri. (a2s)
***
Foto: Ilustrasi nenek mengolah secara sederhana bubur oat. (gemini.google.com)
“Pada 2026, jumlah penduduk lansia di Indonesia mencapai sekitar 34 juta jiwa, atau 11,97% dari total populasi. Angka ini menegaskan bahwa Indonesia telah berada dalam fase ageing population atau populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri