10 Bahasa Tertua di Dunia


Dari bentuk-bentuk awal tersebut, tradisi tulisan Tionghoa berkembang sangat panjang hingga karakter yang kita kenal sekarang.

2026-09-10T13:26

GERIATRI.CO.ID – Bayangkan, kata-kata yang pernah diucapkan manusia ribuan tahun lalu ternyata masih dapat kita telusuri hingga hari ini. Ada yang ditemukan pada lempengan tanah liat, batu, prasasti, naskah kuno, maupun tulisan keagamaan.

Namun, menentukan bahasa tertua di dunia tidak semudah menentukan siapa manusia tertua. Bahasa tidak memiliki tanggal lahir yang pasti. Bukti tertulis juga baru muncul setelah manusia mengenal sistem tulisan. Karena itu, daftar berikut lebih tepat dipahami sebagai bahasa-bahasa yang memiliki bukti sejarah sangat tua, baik yang sudah punah maupun yang masih digunakan.

Sumeria – sekitar 3.100 SM

Kalau berbicara tentang bahasa dengan bukti tertulis paling tua, Sumeria hampir selalu masuk pembicaraan. Bahasa ini digunakan masyarakat Sumer di Mesopotamia, wilayah yang sekarang berada di Irak.

Jejaknya ditemukan dalam tulisan paku (cuneiform) pada ribuan tablet tanah liat. Sumeria kemudian tidak lagi menjadi bahasa percakapan sehari-hari, tetapi tetap digunakan dalam konteks keagamaan, sastra, dan keilmuan selama berabad-abad.

Mesir Kuno – sekitar 3.200–2.700 SM

Hieroglif Mesir bukan hanya gambar-gambar indah yang sering kita lihat di museum. Di balik simbol-simbol tersebut terdapat bahasa Mesir kuno yang memiliki sejarah tertulis sangat panjang.

Bahasa Mesir kemudian berkembang melalui beberapa tahap dan akhirnya melahirkan bahasa Koptik yang masih memiliki fungsi liturgis dalam tradisi Gereja Koptik.

Akkadia – sekitar 2.600 SM

Akkadia merupakan salah satu bahasa penting Mesopotamia dan termasuk rumpun Semitik. Bahasa ini digunakan dalam berbagai kerajaan kuno, termasuk Babilonia dan Asyur.

Menariknya, Akkadia juga banyak ditulis menggunakan aksara paku—sistem tulisan yang awalnya sangat identik dengan Sumeria.

Yunani – sekitar 1.450 SM

Bahasa Yunani punya perjalanan yang panjang sekali. Bentuk paling awal yang diketahui melalui bukti tertulis adalah Mycenaean Greek, yang ditemukan dalam tablet bertuliskan Linear B.

Dari Yunani kuno, bahasa ini terus berkembang menjadi berbagai tahap hingga bahasa Yunani modern. Karena memiliki kesinambungan sejarah yang panjang dan masih digunakan, Yunani sering disebut sebagai salah satu bahasa hidup tertua di dunia.

Sansakerta – sekitar 1.500 SM atau lebih tua dalam tradisi lisan

Sansakerta memiliki tempat istimewa dalam sejarah bahasa dunia. Bahasa ini berkaitan erat dengan berbagai teks kuno India dan tradisi keagamaan serta kesusastraan yang sangat panjang.

Yang menarik, tradisi lisan Sanskerta jauh lebih tua daripada bukti tertulisnya. Karena itu, usia bahasa tidak bisa hanya dihitung dari kapan sebuah teks pertama kali ditulis.

Tionghoa – sekitar 1.250 SM

Jejak awal bahasa Tionghoa tertulis dapat ditemukan pada oracle bones, atau tulang ramalan, dari sekitar akhir milenium kedua sebelum Masehi.

Dari bentuk-bentuk awal tersebut, tradisi tulisan Tionghoa berkembang sangat panjang hingga karakter yang kita kenal sekarang. Inilah salah satu alasan bahasa Tionghoa memiliki salah satu tradisi tulisan berkesinambungan paling panjang di dunia.

Aram – sekitar 1.100–900 SM

Aram pernah menjadi bahasa penting di kawasan Timur Dekat kuno. Dalam perjalanan sejarah, bahasa ini bahkan pernah berfungsi sebagai lingua franca, yaitu bahasa yang digunakan oleh orang-orang dengan bahasa ibu berbeda untuk berkomunikasi.

Saat ini, beberapa bentuk Neo-Aram masih digunakan oleh komunitas tertentu. Jadi, bahasa ini bukan sekadar nama dari buku sejarah. Jejaknya masih terdengar hingga zaman modern.

Ibrani – sekitar 1.000 SM

Ibrani memiliki perjalanan yang unik. Bahasa ini memiliki sejarah panjang sebagai bahasa kuno dan bahasa keagamaan, kemudian mengalami periode ketika penggunaannya sebagai bahasa sehari-hari sangat terbatas.

Pada era modern, Ibrani berhasil dihidupkan kembali sebagai bahasa percakapan dan kini menjadi bahasa resmlansii Israel. Sebuah contoh menarik bagaimana bahasa yang pernah “tertidur” dapat kembali menjadi bahasa kehidupan sehari-hari.

Persia – sekitar abad ke-6 SM

Bahasa Persia memiliki sejarah panjang di kawasan Iran dan sekitarnya. Bentuk kunonya, Old Persian, digunakan pada masa Kekaisaran Akhemeniyah.

Bahasa Persia kemudian berkembang menjadi bentuk-bentuk berikutnya, termasuk Persia modern atau Farsi yang masih digunakan hingga sekarang.

Tamil – setidaknya sekitar abad ke-5 hingga ke-3 SM dalam bukti tertulis

Tamil adalah salah satu contoh paling menarik karena bahasa kuno ini masih hidup sebagai bahasa masyarakat modern.

Bukti Tamil-Brahmi menunjukkan penggunaannya setidaknya sejak sekitar abad-abad sebelum Masehi, sementara tradisi sastra Tamil memiliki sejarah yang sangat panjang. Kini Tamil masih digunakan oleh puluhan juta orang, terutama di India bagian selatan, Sri Lanka, Singapura, dan wilayah lainnya. (a2s)

***

Foto: Ilustrasi orang-orang Tionghoa sedang bercengkrama (Gemini AI)

serba rekor tertua,rekor tertua,bahasa tertua,berita lansia

ARTIKEL LAINNYA

Catatan Senior Pasca Gathering 3 di Solo

Klub Serie A Como 1907 Beri “Bonus” Tiket Liga Champions untuk Fans Lansia

Menjaga Lansia Saat Ada Abu Vulkanik: Rumah, Aktivitas, dan Makanan

“Pada 2026, jumlah penduduk lansia di Indonesia mencapai sekitar 34 juta jiwa, atau 11,97% dari total populasi. Angka ini menegaskan bahwa Indonesia telah berada dalam fase ageing population atau populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026