
GERIATRI.CO.ID - Lebih dari sepertiga jemaah haji Indonesia pada 2026 berusia 60 tahun ke atas. Angka ini menjadi pengingat bahwa layanan haji perlu semakin ramah terhadap kebutuhan lansia.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat 36,6 persen jemaah haji Indonesia pada penyelenggaraan 1447 H/2026 M berusia 60 tahun ke atas. Dari jumlah tersebut, 21,5 persen berusia 65 tahun atau lebih.
Data tersebut disampaikan BPS dalam hasil Survei Kepuasan Layanan dan Kajian Statistik Haji Indonesia 1447 H/2026 M yang dirilis pada 6 Agustus 2026.
Secara keseluruhan, survei terhadap 14.400 jemaah menunjukkan Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia (IKLHI) mencapai 83,28, masuk kategori sangat memuaskan.
Selama ini, perhatian khusus dalam pelayanan haji banyak diarahkan kepada jemaah berusia 65 tahun ke atas. Namun, BPS menilai kelompok 60–64 tahun juga tidak boleh diabaikan.
Di sejumlah embarkasi, jumlah jemaah usia 60–64 tahun bahkan cukup besar. Karena itu, pembagian layanan sebaiknya tidak hanya berdasarkan jumlah jemaah, tetapi juga mempertimbangkan komposisi usia dan kebutuhan fisik mereka.
Hal ini penting karena perjalanan haji membutuhkan aktivitas fisik yang cukup berat, mulai dari berjalan jauh, berpindah lokasi, hingga menghadapi cuaca dan kepadatan selama rangkaian ibadah.
Menurut BPS, tingginya proporsi jemaah lanjut usia menunjukkan perlunya penguatan persiapan kesehatan dan pelayanan bagi kelompok tersebut.
Penyediaan obat-obatan dan kebutuhan medis, misalnya, dapat direncanakan sejak dini berdasarkan data jemaah yang tersedia. Dengan begitu, pelayanan dapat lebih sesuai dengan profil dan kebutuhan jemaah di masing-masing embarkasi.
Selain lansia, BPS juga mencatat 291 jemaah atau sekitar 0,2 persen merupakan penyandang disabilitas. Kondisi ini semakin menegaskan pentingnya penyelenggaraan haji yang inklusif dan mudah diakses berbagai kelompok.
Besarnya proporsi lansia membuat konsep haji ramah lansia semakin penting. Bukan hanya menyediakan pendamping, tetapi juga memastikan akses transportasi, akomodasi, fasilitas kesehatan, informasi, hingga pelayanan di lokasi ibadah benar-benar mempertimbangkan kemampuan fisik jemaah.
Sebab, bagi lansia, layanan yang terlihat sederhana bagi jemaah muda bisa menjadi tantangan tersendiri.
Dengan 36,6 persen jemaah berusia 60 tahun ke atas, kebutuhan akan pelayanan haji yang lebih ramah lansia bukan lagi kebutuhan kelompok kecil, melainkan bagian penting dari penyelenggaraan haji Indonesia. (lia)
“Pada 2026, jumlah penduduk lansia di Indonesia mencapai sekitar 34 juta jiwa, atau 11,97% dari total populasi. Angka ini menegaskan bahwa Indonesia telah berada dalam fase ageing population atau populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri