
GERIATRI.CO.ID - Judi online atau judol sering dianggap sebagai persoalan anak muda. Padahal, lansia pun tidak sepenuhnya terbebas dari jeratnya. Ketika ponsel semakin mudah digunakan dan akses internet semakin terbuka, judi online dapat masuk ke ruang yang sangat pribadi: rumah, kamar, bahkan waktu senggang seorang lansia.
Masalahnya, bagi lansia, dampak judol bisa terasa lebih berat. Penghasilan setelah pensiun umumnya tidak lagi sebesar ketika masih bekerja. Tabungan, uang pensiun, atau kiriman anak yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari justru dapat terseret ke dalam permainan yang menjanjikan keuntungan cepat.
Awalnya mungkin hanya “coba-coba”. Menang sedikit membuat seseorang ingin bermain lagi. Ketika kalah, muncul keinginan untuk mengembalikan uang yang hilang. Dari sinilah masalah dapat berkembang menjadi kebiasaan: kalah, bermain lagi, kalah lagi, lalu semakin banyak uang yang dipertaruhkan.
Berikut ini dampak judol pada lansia:
Kerugian finansial. Uang pensiun, tabungan, atau dana kebutuhan sehari-hari bisa terkuras.
Stres dan kecemasan. Kekalahan berulang dapat memicu tekanan psikologis, sulit tidur, mudah marah, atau menarik diri.
Memperburuk kondisi kesehatan. Stres berkepanjangan dapat berdampak pada tekanan darah dan kesehatan jantung, terutama pada lansia yang sudah memiliki faktor risiko.
Konflik keluarga. Ketika uang rumah tangga atau tabungan keluarga digunakan untuk berjudi, hubungan dengan anak dan pasangan dapat terganggu.
Sulit berhenti. Mekanisme “mengejar kekalahan” membuat seseorang terus bermain dengan harapan uang yang hilang bisa kembali.
Risiko penipuan. Lansia juga dapat lebih rentan terhadap iklan, tautan, atau tawaran judi online yang menyamar sebagai permainan atau investasi.
Sekali lagi ya, Opa Oma, tinggalkan judol sejauh-jauhnya. (a2s)
“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri