
Geriatri.id –Depresi atau gangguan suasana hati dapat terjadi pada semua orang di segala usia, meskipun kelompok lanjut usia dianggap paling rawan. Para lansia kerap mengalami depresi karena situasi yang tidak sama ketika masih muda dulu.
Untuk mengatasi masalah depresi lansia, perlu terapi yang bersifat kekeluargan, memotivasi dan dapat mengembalikan semangat hidup. Salah satu terapi yang dapat dilakukan adalah terapi bercerita atau mendongeng.
Pengaruh terapi mendongeng atau bererita itu terbukti melalui penelitian Ni Made Gita Anindita Nirmala Putri, Putu Ayu Sani Utami, dan A.A Ngurah TarumaWijaya dari Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana Bali. Penelitian itu menyimpulkan ada pengaruh terapi bercerita terhadap tingkat depresi lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Wana Seraya, Denpasar.
“Terapi mendongeng dapat diberikan kepada orang tua dengan depresimelalui media buku cerita dengan maksud bahwa terapi mendongeng dapat menumbuhkan kebijaksanaan, sehingga orang tua menjadi individu yang terbuka dan positif,” tulis peneliti.
Terapi bercerita merupakan metode penyampaian sebuah cerita melalui media buku cerita, video, gambar, atau alat peraga dengan teknik yang interaktif. Bercerita merupakan kegiatan penyampaian pesan, yang dapat berupa pesan pendidikan, keteladanan, kepemimpinan, mengembangkan emosi, serta kegiatan interaktif antara dua orang atau lebih.
Peneliti melakukan penelitian terhadap 23 lansia yang tinggal di Panti Sosial Tresna Werdha Wana Seraya yang mengalami depresi ringan dan sedang.
Lansia dibagi menjadi empat kelompok berdasarkan tingkat depresi yang dialami. Peneliti memberikan terapi bercerita satu kali sehari selama tiga hari dengan durasi 30 menit. “Terjadi penurunan tingkat depresi setelah diberikan terapi bercerita,” tulis peneliti.
Metode terapi bercerita mampu menjembatani penyampaian informasi kepada lansia agar lebih ringan,menyenangkan dan mudah dipahami. Ketika kegiatan bercerita berlangsung, indra pengelihatan dan pendengaran akan menerima stimulus berupa rangsangan audio, yaitu dialog tokoh dalam cerita
Penelitian ini menyarankan bahwa terapi bercerita layak diterapkan pada lansia karena memiliki efek menstimulasi emosi dan perasaan positif. Terapi ini dapat dilakukan pada waktu luang sebagai upaya peningkatan kejesahteraan lansia.
Terapi bercerita dapat menurunkan tingkat depresi secara signifikan. Terapi bercerita ini pun mudah dan efisien serta tidak membutuhkan peralatan apapun. Terapi ini dapat diberikan dengan media buku cerita. Selain itu terapi bercerita tidak memiliki batasan dalam ruang dan waktu. Mendongeng untuk lansia depresi bisa dilakukan di kamar maupun di ruang terbuka.***(ymr)
Foto Pixabay
Baca pula
- Kurang Vitamin D Sebabkan Depresi?
- Apakah Insomnia terkait dengan Depresi pada Lansia?
- Inilah Faktor yang Bikin Orang Tua Terkena Depresi
- Minum Teh Bisa Mencegah Depresi Lansia
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri