Produk Kedelai Ini Bikin Orang Jepang Panjang Umur


Berita Lansia - Akhir-akhir ini, kacang kedelai tengah populer di kalangan vegetarian negara Barat, terutama pecinta sumber protein nabati.

2020-03-10 16:20:34

Geriatri.id- Akhir-akhir ini, kacang kedelai tengah populer di kalangan vegetarian negara Barat, terutama pecinta sumber protein nabati. Padahal masyarakat Asia telah sejak lama mengonsumsi kacang kedelai.

Penelitian di Jepang menunjukkan pasta miso (kedelai fermentasi) mampu mengurangi prosentase risiko kematian dini secara signifikan.

Penelitian melibatkan sekitar 100.000 orang yang diwawancara dan ditelusuri pola makan mereka dalam 15 tahun terakhir.

Prosentase kematian dini mereka yang mengonsumsi produk fermentasi kedelai seperti miso dan natto berkurang hingga 10 persen.

Namun untuk produk seperti tahu, susu kedelai, dan okara, tidak memengaruhi angka kematian.

Tim yang dipimpin Pusat Kanker Nasional Jepang meneliti hubungan beberapa jenis produk kedelai dengan angka kematian yang disebabkan kanker, jantung, pernapasan, dan cedera.

Mereka menganilisa data 42.750 pria dan 50.165 wanita dari sebuah penelitian di 11 area pusat kesehatan masyarakat di Jepang. 

Dalam penelitian ini, peserta yang berusia 45-74 tahun diminta mengisi kuisioner.

Pertanyaan yang diajujan seputar kebiasaan makan, gaya hidup, dan status kesehatan.

Kematian diidentifikasi dari data domisili dan sertifikat kematian setelah 15 tahun kemudian.

Hasil penelitian yang dipublikasikan di British Medical Journal menunjukkan asupan produk kedelai fermentasi berhubungan dengan penurunan risiko kematian yang disebabkan apapun hingga 10 persen.


Selain itu, mereka yang mengonsumsi natto lebih kebal terhadap serangan jantung. 

Menurut peneliti, produk kedelai fermentasi kaya serat, potasium, dan komponen bioaktif seperti isoflavon dibanding produk kedelai non-fermentasi.

Serat kedelai juga mengurangi kadar kolesterol dan menjaga berat badan tetap stabil, sementara isoflavon mengurangi tekanan darah.

Meski dibutuhkan penelitian lebih lanjut, para pakar mengatakan hasil penelitian ini semakin menguatkan bahwa produk kedelai fermentasi memiliki khasiat bagi kesehatan.

Namun, karena penelitian ini bersifat observasional, peneliti menyingkirkan kemungkinan beberapa dari risiko karena faktor tidak terukur.

Miso adalah pasta yang ditambahkan pada sushi, sup, dan bumbu salad. Sementara, natto adalah hidangan dari kedelai fermentasi yang lengket, berserat, dan berbau unik.***(rif)

Foto: Pixabay

 

lansia,jepang,penelitian,geriatri,kedelai

ARTIKEL LAINNYA

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Usia Senja

Memahami Hipertensi (6): Kapan Perlu Pemeriksaan Lebih Lanjut?

Persiapan Menuju Masa Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026