Senam Lansia, Apa Saja Manfaatnya?


Berita Lansia - Agar sehat dan bugar, para lansia (lanjut usia) disarankan untuk melakukan olahraga atau latihan aerobik setidaknya selama 30 menit setiap hari. Nah, salah satu yang bisa dilakukan adalah melakukan senam lansia.

2019-03-26 09:04:35

Geriatri.id - Agar sehat dan bugar, para lansia (lanjut usia) disarankan untuk melakukan olahraga atau latihan aerobik setidaknya selama 30 menit setiap hari. Nah, salah satu yang bisa dilakukan adalah melakukan senam lansia.

Senam ini merupakan latihan aerobik yang dapat para lansia lakukan sebagai latihan rutin mingguan. Ada banyak DVD berisi gerakan senam yang bisa lansia ikuti sambil latihan di rumah atau bersama komunitas lansia. Akan tetapi, terlebih dulu sebaiknya periksa ke dokter sebelum memulai latihan atau olahraga baru.

Apa manfaat senam lansia?

Latihan senam lansia ini dapat membakar kalori, melatih otot jantung, dan sesuai untuk segala usia dan tingkat kesehatan. Senam ini membutuhkan gerakan konstan sesuai kecepatan Anda sendiri, yang meningkatkan denyut jantung untuk memompa oksigen lebih cepat.

Perlu kita tahu, melakukan latihan aerobik lima hingga enam hari seminggu dapat membantu meningkatkan tingkat energi, mengurangi risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan diabetes, memperkuat jantung dan meningkatkan suasana hati Anda secara keseluruhan. American Council on Exercise menyarankan bahwa senam kebugaran juga dapat membantu meningkatkan daya ingat Anda.

Senam sebagai Terapi

Latihan senam juga bisa menjadi terapi fisik yang efektif untuk lansia. Terapi senam meningkatkan keseimbangan pada lansia, yang dapat mengurangi risiko jatuh, demikian menurut Science Daily.

Selain itu, terapi senam menstimulasi orang tua untuk bergerak ke arah yang berbeda-beda. Hal ini membantu meningkatkan keseimbangan tubuh secara keseluruhan, stamina dan kecepatan berjalan yang merupakan faktor risiko utama dalam jatuh. Kelas terapi senam lansia ini sudah banyak diselenggarakan oleh rumah sakit dan pusat kesehatan.

Nah, penting diperhatikan, ketika berpartisipasi dalam latihan senam selalu pastikan kenyamanan lansia. Detak jantung pastikan tetap pada kecepatan yang normal, dan hindari memberikan tekanan pada sendi atau punggung dengan gerakan yang terlalu cepat.

Jika  lansia memiliki masalah punggung atau persendian, minta dokter untuk memberi tahu kemungkinan modifikasi gerakan yang bisa dilakukan yang lebih aman dan nyaman. (hil)

Referensi : livestrong.com

 

 

 

geriatri,lansia,olahraga,senam,berita lansia,senam lansia,lansia sehat,lansia bahagia,merawat lansia,lansia online

ARTIKEL LAINNYA

Peran Keluarga dalam Mendampingi Lansia

Mengenal Perubahan Tubuh di Usia Emas Saat Berpuasa

Habis Lebaran, Yuk Gerak Lagi

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026