
Geriatri - Mungkin Anda pernah mendengar pertanyaan dari orangtua kita – orang setua kita boleh gak ya terlalu sering makan mie instan?Jawabannya harusnya sih hati-hati lho ya.
Kenapa hati-hati? Karena mie instan itu pada umumnya tidak direkomendasikan sebagai makanan utama lansia. Tingginya garam dan MSG salah satu alasannya.
Mie instan itu juga cenderung rendah serat dan protein. Dan bumbunya mengandung minyak yang kurang sehat, dan bahkan bisa memicu tekanan darah tinggi dan gangguan ginjal, bila dikonsumsi sering.
Namun, apabila sudah “tak tahan lagi” untuk makan mie instan, sebaiknya perhatikan hal-hal berikut ini:
Secara umum, mie adalah makanan berjenis karbohidrat dari tepung terigu atau tepung beras. Bentuknya panjang seperti tali, dan biasanya direbus. Contohnya mie kuah (soto mie, mi rebus), mie goreng,mie pangsit, mie bihun (dari beras), atau mie shirataki (rendah kalori, cocok untuk diabetes).
Tips aman mengonsumsi mie untuk lansia:
1. Pilihan mie: Utamakan mie basah segar atau mie gandum yang memiliki kandungan nutrisi lebih baik dibandingkan mie instan.
2. Tambahkan sayuran: Selalu sertakan sayuran segar seperti wortel, sawi, atau brokoli untuk meningkatkan asupan serat, vitamin, dan mineral.
3. Sumber protein sehat: Padukan mi dengan lauk pauk sehat seperti telur rebus, tahu, tempe, atau ayam rebus sebagai sumber protein berkualitas.
4. Hindari bumbu instan:: Sebisa mungkin, hindari penggunaan bumbu sachet yang tinggi garam dan MSG. Ganti dengan kaldu buatan sendiri dari bahan alami yang lebih sehat.
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri