
Geriatri - Jepang kembali menjadi sorotan dunia dalam menghadapi tantangan penuaan penduduk. Sebagai salah satu negara dengan proporsi lanjut usia (lansia) tertinggi di dunia, Jepang terus mengembangkan berbagai kebijakan agar masyarakat lanjut usia tetap aktif dan produktif, termasuk mendorong lansia untuk tetap bekerja hingga usia 70 tahun.
Kebijakan ini bukan hanya untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja, tetapi juga sebagai upaya menjaga kesehatan, kemandirian, dan kualitas hidup para lansia. Di tengah meningkatnya angka harapan hidup, Jepang menunjukkan bahwa usia lanjut tidak selalu identik dengan berhenti berkarya.
Data pemerintah Jepang menunjukkan bahwa lebih dari seperempat penduduknya berusia 65 tahun ke atas. Sementara itu, jumlah penduduk usia produktif terus menurun akibat rendahnya angka kelahiran.
Kondisi ini menciptakan tantangan besar bagi perekonomian dan sistem sosial. Kekurangan tenaga kerja mulai dirasakan di berbagai sektor, mulai dari layanan kesehatan hingga industri jasa. Untuk itu, pemerintah Jepang mendorong perusahaan agar memberikan kesempatan kerja yang lebih luas bagi pekerja senior.
Sejak beberapa tahun terakhir, Jepang telah memperkenalkan berbagai kebijakan yang mendorong perusahaan untuk mempertahankan atau merekrut pekerja berusia hingga 70 tahun. Dikutip dari The Japan Times, perusahaan didorong untuk menawarkan pilihan seperti:
Pendekatan ini memungkinkan lansia tetap berkontribusi tanpa harus menjalani beban kerja yang terlalu berat.
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri