AI Lebih ‘Laris' di Kalangan Perempuan Lansia di Jepang


Survei itu mengungkapkan, sebanyak 47,8 persen responden perempuan berusia 60 hingga 70 tahun memilih AI sebagai tempat bertanya soal masalah relasi.

2026-05-23T16:04

Geriatri - Survei terbaru di Jepang menunjukkan bahwa hampir separuh perempuan lansia di negara tersebut cenderung memilih kecerdasan buatan (AI) dibandingkan manusia, saat mencari saran terkait persoalan hubungan. Angka ini menjadi yang tertinggi dibanding kelompok usia lainnya, yang umumnya masih lebih nyaman berkonsultasi dengan sesama manusia.

Survei yang dilakukan oleh Japan Institute for Promotion of Digital Economy and Community pada pertengahan Januari secara daring itu mengungkapkan, sebanyak 47,8 persen responden perempuan berusia 60 hingga 70 tahun memilih AI sebagai tempat bertanya soal masalah relasi. Sementara itu, 37,3 persen lainnya tetap memilih manusia.

Jika dilihat dari keseluruhan responden, 45,8 persen lebih memilih manusia untuk mendapatkan nasihat yang dinilai lebih netral dan objektif, sedangkan 36,5 persen memilih AI. Adapun 17,7 persen responden mengaku tidak yakin atau enggan menentukan pilihan. Demikian dilansir dari kyodonews.net.

Pada responden laki-laki di kelompok usia yang sama, mayoritas yakni 57,0 persen masih memilih manusia sebagai tempat berkonsultasi, sementara 25,2 persen memilih AI.

Atsushi Nakagomi, profesor asosiasi dari Universitas Chiba yang meneliti hubungan antara AI dan kesehatan manusia, mengaku cukup terkejut dengan temuan ini. Menurutnya, kecenderungan perempuan lansia memilih AI menjadi hal yang tidak terduga.

Ia menjelaskan bahwa AI dapat memberikan rasa nyaman bagi seseorang untuk lebih terbuka, karena mereka tidak perlu khawatir akan penilaian dari orang lain saat menyampaikan masalahnya.

Survei ini melibatkan 1.449 responden berusia 18 hingga 79 tahun yang berdomisili di Jepang.

AI,lansia jepang,hubungan komunikasi,lansia bahagia

ARTIKEL LAINNYA

HLUN 2026: Momentum Mewujudkan Indonesia Ramah Lansia

Pengabdian ala Oma Hedy

Jamu dan Herbal Bukan Andalan Saat "Darurat"

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026