Lansia Ada Juga yang Suka Berpetualang Tuh


Orang-orang lansia memilih untuk bersikap untuk bahagia.  

2026-04-05T15:30

Geriatri - Siapa bilang orang yang sudah senior kurang tertarik pada sesuatu yang menantang. Ada juga lho lansia yang menunggu momen pensiun untuk melakukan perjalanan keliling dunia dan melihat hal-hal baru.

Berikut mitos dan fakta seputar lansia, seperti dikutip dari www.agingcare.com: 

Mitos: Orang tua memiliki cara berpikir lama

Fakta : Setiap individu – baik yang sudah tua atau yang masih muda - memiliki pemikiran dan perasaan uniknya masing-masing. 

Tak heran, bila ada asumsi bahwa lansia memiliki  cara pandang atau berpikir ‘kuno’.

Cobalah Anda luangkan waktu untuk mengobrol atau berbicara dengan para lansia tentang pemikiran mereka tentang dunia atau tentang pengalaman masa lalunya sendiri.

Mitos: Orang akan kehilangan ingatan seiring bertambahnya usia
Fakta: Tidak setiap orang lanjut usia mengalami masalaah kehilangan ingatan seperti demensia atau alzheimer.

Menurut Psychology Today, hanya 6 hingga 8 persen orang di atas usia 65 yang telah didiagnosis menderita demensia.

Mitos: Kondisi genetik tak dapat dihindari seiring bertambahnya usia
Fakta: Meskipun benar bahwa genetika memainkan peran tertentu dalam tubuh dan kesehatan setiap orang, kesehatan dan kesejahteraan sebagian besar berada di tangan masing-masing individu.

Konsumsi makan dengan benar/bergizi, berolahraga cukup dan istirahat, berkontribusi pada  penuaan yang sehat.

Mitos: Orang lanjut usia kurang mudah beradaptasi dengan perubahan
Fakta: Sebagian lansia sebenarnya menikmati perubahan dan sensasinya. Sementara yang lain mungkin lebih khawatir tentang adanya perubahan. Namun, ini bukan masalah yang berkaitan dengan usia.

Orang lanjut usia pernah menghadapi banyak tantangan dan situasi perubahan pada saat mereka mencapai usia tertentu.

Jadi sementara mereka mungkin sedikit lebih lambat untuk beradaptasi, namun tentu mampu berubah.

Mitos: Orang lanjut usia kurang suka berpetualang
Fakta: Ada banyak orang lansia yang menunggu momen pensiun untuk melakukan perjalanan keliling dunia dan melihat hal-hal baru.

Mitos: Orang menjadi kurang produktif seiring bertambahnya usia
Fakta : Pensiun bukan berarti orang lanjut usia hanya bisa duduk sepanjang hari! Sementara pada usia tertentu dan tergantung pada masalah kesehatannya, beberapa orang lanjut usia mungkin perlu lebih banyak beristirahat sepanjang hari.
 
Banyak pensiunan menikmati kehidupan aktif, membantu merawat cucu dan melakukan aktivitas sosial.

Sebuah laporan oleh Biro Statistik Tenaga Kerja melaporkan bahwa 24% dari warga lansia menjadi sukarelawan atau aktivitis sosial selama masa pensiun mereka.

Mitos: Orang menjadi kurang kreatif seiring bertambahnya usia
Fakta: Ternyata banyak orang melakukan hobi atau kerajinan tangan di masa lansia sebagai kegiatan yang bisa menghasilkan juga. Baik itu kerajinan kayu, seni, atau rajutan, berbagai kegiatan kreatif membuat otak dan ketangkasan pada lansia tetap tajam.

Mitos: Lansia itu pemarah atau tertekan
Fakta: Depresi adalah masalah nyata yang dapat didiagnosis. Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa orang lansia pemarah di tahun-tahun awal mulai pensiun.

Orang-orang lansia memilih untuk bersikap untuk bahagia.  

Mitos: Orang tua kesepian
Fakta : Lingkungan penuh kasih, kepedulian dari komunitas pensiunan dan bantuan fasilitas dari lembaga atau pemerintah, berperan membuat penghuninya merasa nyaman seperti di rumah.

Adanya kalender kegiatan sosial membuat para lansia tetap interaktif dengan tetangga dan komunitas mereka.

Banyak lansia rajin melakukan aktivitas sosial, dan sekarang mereka memiliki banyak waktu dalam masa pensiun, sebenarnya memiliki jadwal kegiatan yang sangat sibuk.

Mitos: Orang tua tidak kompeten
Fakta : Orang lanjut usia yang terus mengasah otak, melatih tubuh mereka dan ‘memberi makan jiwa’ mereka dengan agama dan spiritualitas memiliki kompetensi yang baik.

Bahkan, ketika mereka menua dan mengalami proses kehilangan ingatan atau demensia, banyak orang tua memiliki kemampuan untuk memahami, bisa membuat keputusan yang rasional dan dapat menikmati hidup. 

===


 

mitos atau fakta,mitos lansia,lansia bahagia

ARTIKEL LAINNYA

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

'Apakah Boleh Kita Meminta dan Memilih Pulang?'

Mata Juga Perlu Dicek Secara Rutin

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026