
Selama dikonsumsi dalam batas wajar, gula aren baik kok. Bahkan dibandingkan dengan gula pasir, gula dari kristalisasi nira pohon arena atau enau tetap lebih baik.
Anjuran konsumsi gula aren harian untuk orang dewasa tidak lebih dari 30 gram (7 sendok teh), sementara anak-anak 19–24 gram (4-6 sendok teh) per hari.
Gula aren memiliki keunggulan nutrisi dibanding gula pasir, sehingga bisa menjadi alternatif pemanis alami. Namun, konsumsi bijak tetap menjadi kunci untuk menjaga kesehatan.
Berikut perbandingan nutrisi dalam 100 gram gula aren dan gula pasir:
Nutrisi Gula Aren Gula Pasir
--------------------------------------------------
Energi 368 kal 394 kal
Karbohidrat 92 g 94 g
Lemak 0 0
Kalsium 75 mg 5 mg
Fosfor 35 mg 1 mg
Besi 3 mg 0,1 mg
Natrium 15 mg 1 mg
Kalium 390 mg 4,8 mg
Vitamin B2 0,01 mg 0
Dari data tersebut, gula aren lebih kaya mineral, seperti kalsium, fosfor, besi, dan kalium, dibanding gula pasir. Gula aren mengandung vitamin B2, yang tidak terdapat pada gula pasir.
Manfaat gula aren untuk kesehatan
1. Sumber energi
Gula aren dan gula pasir sama-sama tinggi kalori, sehingga dapat menjadi sumber energi.
Namun, konsumsi berlebihan tetap berisiko, terutama bagi penderita diabetes karena indeks glikemiknya cukup tinggi.
2. Mendukung kesehatan tulang
Gula aren memiliki kandungan mineral seperti kalium, kalsium, dan fosfor yang berkontribusi pada kesehatan tulang dan gigi.
3. Menangkal radikal bebas
Vitamin B2 dalam gula aren memiliki sifat antioksidan. Dengan sifat ini, gula aren membantu melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
4. Menurunkan tekanan darah
Kandungan kalium dalam gula aren bermanfaat bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Ini menjadikan gula aren pilihan pemanis alami untuk penderita hipertensi.
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri