Manfaat Diet Mediterania untuk Lansia


Berita Lansia - Lansia yang menjalani diet mediterania selama tahun akan memiliki mikrobiota yang lebih beragam sehingga meningkatkan fungsi otak dan akan membantu umur panjang.

2020-02-20 09:55:49

Geriatri.id - Diet mediterania merupakan diet yang diadaptasi dari pola makan penduduk yang tinggal di kawasan Mediterania.

Beberapa penelitan sudah membuktikan bahwa pola makan ini bermanfaat untuk kesehatan tubuh, seperti mencegah serangan jantung, alzheimer,  stroke, diabetes tipe 2, dan kematian dini.

Manfaat diet mediterania kini ditambah lagi dengan penelitian yang dimuat dalam British Medical Journal Gut, 17 Februari 2020, khususnya untuk orang lanjut usia.

Para pakar menganalisis mikrobiota usus dari 612 peserta studi antara usia 65 hingga 79 tahun.

Lansia yang menjalani diet mediterania selama tahun akan memiliki mikrobiota yang lebih beragam sehingga meningkatkan fungsi otak dan akan membantu umur panjang. 

"Temuan ini membuktikan bahwa diet mediterania sangat baik untuk memodulasi mikrobiota usus yang ternyata memiliki potensi dalam mempromosikan kesehatan tubuh di usia lanjut,” demikian ditulis peneliti.

Diet mediteriania dianggap sebagai diet terbaik dalam beberapa tahun terakhir.

Di antara sekian banyak metode, diet mediterania dianggap sebagai yang terbaik dan paling menyehatkan pada 2020 ini. 

Laporan yang dikeluarkan oleh U.S. News & World Report menilai, diet mediterania sebagai pola makan yang paling mudah untuk diikuti dan paling sehat.

Diet Mediterania membebaskan Anda untuk mengonsumsi berbagai jenis makanan. Namun, Anda perlu mengontrol porsinya dan mengutamakan asupan buah dan sayur.

Diet mediterania melibatkan sumber protein hewani yang sehat, seperti daging ayam tanpa kulit dan ikan. Daging merah juga termasuk dalam pola makan Mediterania. Hanya saja, harus dikonsumsi dalam jumlah terbatas dan lebih jarang.


Bagi Anda yang menjalani diet mediterania, dianjurkan mengonsumsi susu, yoghurt rendah lemak, dan keju dalam jumlah sedikit.

Anda juga dianjurkan minum air putih sebanyak 6-8 gelas sehari dan mengurangi konsumsi alkohol.

Berikut langkah menjalani diet mediterania:

1. Perbanyak konsumsi sayur dan buah

Asupan sayur dan buah yang perlu dikonsumsi selama menjalani diet mediterania adalah 5-8 porsi per hari.

Satu porsi buah dan sayuran setara dengan setengah piring setiap kali makan.

Selain buah dan sayur, Anda juga bisa mengkonsumsi makanan yang diolah dari biji-bijian ini seperti roti gandum, sereal, dan pasta.

2. Kurangi konsumsi lemak tidak sehat

Orang yang menjalani diet Mediterania perlu mengurangi asupan lemak tidak sehat, seperti lemak trans dan lemak jenuh.

Sebagai pengganti minyak goreng, margarin, atau minyak masak lainnya, gunakanlah minyak zaitun.

3. Konsumsi protein secara rutin

Asupan protein bisa diperoleh dengan mengonsumsi ikan dua kali dalam seminggu.

Namun ingat, masaklah ikan dengan cara dibakar, dikukus, atau direbus, bukan digoreng.

Anda juga bisa mengonsumsi daging merah, tapi batasi porsi dan frekuensinya.

Ketimbang daging merah, sumber protein hewani yang lebih disarankan adalah ikan atau daging ayam tanpa lemak.

4. Pilih camilan sehat

Dalam diet Mediterania, Anda boleh mengonsumsi makanan ringan.

Akan tetapi, pilihan camilan yang disarankan adalah buah kering atau buah-buahan segar, serta kacang-kacangan yang diolah tanpa tambahan garam.***(ymr)

Foto ilustrasi Pixabay

lansia,geriatri,diet

ARTIKEL LAINNYA

Renta Itu Apa? Ketika “Sudah Tua” Bukan Lagi Penjelasan yang Cukup

Singapura Putar Otak Wujudkan Negara Ramah Lansia

Mengapa Nafsu Makan Lansia Sering Menurun?

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026