
Alat bantu dengar tipe In-The-Ear (ITE) kian populer di kalangan lansia berkat sejumlah keunggulannya yang praktis. Berbeda dengan tipe yang menggantung di belakang telinga (BTE), ITE dipasang langsung di lubang telinga luar dan dibuat secara kustom agar pas dengan telinga penggunanya.
Keunggulan utama ITE terletak pada kemudahan penggunaannya. Dengan ukuran yang lebih besar dari tipe super-mini (ITC/CIC), alat ini sangat memudahkan orang tua yang sering mengalami jari kaku atau gemetar (tremor) saat memasang alat.
"Karena ukurannya sedang, orang tua tidak perlu repot memegang alat yang terlalu kecil," ujar seorang spesialis alat bantu dengar. "Ini membuat proses pemasangan jadi jauh lebih mudah dan cepat."
Selain itu, ITE dikenal menghasilkan kualitas suara yang lebih alami karena posisinya yang sangat dekat dengan gendang telinga. Alat ini juga cukup tangguh, cocok untuk mengatasi gangguan dengar mulai dari tingkat ringan, sedang, hingga yang lumayan berat.
Meski sedikit terlihat dari luar—tidak sekecil ITC/CIC—keuntungan dari bodi yang lebih besar adalah kemampuannya menampung fitur-fitur canggih. Beberapa model ITE kini dilengkapi dengan peredam bising, Bluetooth, fitur isi ulang (rechargeable), dan telecoil.
Namun, calon pengguna disarankan untuk rutin membersihkan ITE karena posisinya yang dekat dengan liang telinga membuatnya rentan mampet oleh kotoran telinga.
Secara keseluruhan, ITE dinilai sebagai pilihan tengah yang ideal: tidak terlalu besar seperti BTE, namun tidak terlalu kecil hingga sulit ditangani. Alat ini direkomendasikan bagi orang tua yang aktif, menginginkan alat yang rapi, dan memiliki keterbatasan dalam memegang benda super kecil.
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri