Panti Jompo Memerlukan Bantuan “Pihak Lansia”


Panti jompo memang sangat memerlukan dukungan orang ketiga. Bahkan bisa dibilang, tidak bisa berjalan optimal tanpa dukungan ini.

2026-01-10T09:08

Panti jompo memang sangat memerlukan dukungan orang ketiga. Bahkan bisa dibilang, tidak bisa berjalan optimal tanpa dukungan ini.

Yang disebut orang ketiga adalah pihak selain lansia (penghuni) dan panti jompo (penyedia layanan). Orang ketiga bisa berupa keluarga, relawan, pemerintah, komunitas, bahkan tenaga profesional dari luar.

1. Dukungan Keluarga

Walaupun lansia tinggal di panti, kehadiran keluarga tetap krusial. Kunjungan rutin agar dibiasakan untuk memberi motivasi dan membuat lansia merasa dicintai. Pun demikian tentang keputusan medis di mana apabila lansia sakit, panti memerlukan keluarga untuk memberikan persetujuan tindakan, membawa ke RS, atau membeli obat tertentu.

Pihak panti juga perlu tahu latar belakang si lansia, apakah punya makanan pantangan, kebiasaan lansia, riwayat kesehatan, atau kondisi emosionalnya. Tanpa informasi ini, perawatan bisa kurang tepat.

Dukungan finansial pun begitu. Panti tidak bisa berjalan tanpa biaya: makan, listrik, gaji caregiver, dan perawatan dasar.

2. Dukungan Relawan dan Komunitas

Relawan sangat dibutuhkan, terutama panti pemerintah atau panti sederhana.Mereka membantu kegiatan sosial (nyanyi, kerajinan, ibadah), atau pemeriksaan kesehatan gratis, atau sampai aktivitas yang menyenangkan yang lain. Tanpa kegiatan dari relawan/komunitas, panti bisa terasa monoton dan lansia mudah bosan.

3. Dukungan Pemerintah

Tanpa dukungan ini, banyak panti bisa collapse. Misalnya regulasi & izin, pengawasan standar, bantuan sembako, bantuan tenaga kesehatan, pelatihan caregiver, sampai dana hibah untuk fasilitas. 

4. Dukungan Profesional Luar (Mitra)

Panti tidak bisa menyediakan semua layanan medis sendiri. Maka mereka memerlukan dokter puskesmas/klinik, fisioterapis, psikolog, ahli gizi, perawat home care (kalau dibutuhkan sesekali), sampai urusan ambulans untuk ke RS. Ini semua bagian dari “orang ketiga”.

5. Dukungan Donatur

Tanpa donatur, banyak panti sulit bertahan terutama panti non-profit. Donatur bagaimanapun sangat membantu mulai dari beras, lauk, pampers lansia, kasur, kursi roda, obat-obatan, dan biaya operasional yang lain.

Tanpa dukungan ini kualitas hidup lansia menurun. Panti kekurangan tenaga, biaya, dan kegiatan, serta standar perawatan tidak optimal. Dan yang pasti, lansia merasa ditinggal dan kesepian. 

 

panti jompo,lansia sehat,merawat lansia,berita lansia,geriatri

ARTIKEL LAINNYA

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

'Apakah Boleh Kita Meminta dan Memilih Pulang?'

Mata Juga Perlu Dicek Secara Rutin

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026